Pengamen Bermodal Pengeras Suara Masih Sulit Ditindak
Satpol PP Kota Jogja menilai penertiban pengamen masih terkendala celah aturan. Revisi perda diusulkan untuk memperkuat dasar penindakan.
Talkshow bertajuk FKY Jadi Pengungkit Ekonomi Warga DIY yang diselenggarakan Disbud DIY di Kampoeng Mataraman, Jumat (2/12/2022)./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
BANTUL—Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) membawa dampak ekonomi bagi warga di sekitar Kampoeng Mataraman, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Bantul.
Pada gelaran FKY di 2019, uang yang berputar mencapai Rp1,6 miliar. Dalam gelaran tahun ini, FKY tampaknya juga memberikan dampak serupa. Lurah Panggungharjo Wahyudi Anggoro Hadi menceritakan tentang FKY pada 2019 yang diselenggarakan Kampoeng Mataraman sebelum pandemi Covid-19.
“Rata-rata setiap malamnya sekitar 10.000-15.000 pengunjung, kami belum menghitung belanjanya berapa,” kata Wahyudi mengenang FKY pada 2019, talkshow yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY bertajuk FKY Jadi Pengungkit Ekonomi Warga DIY di Kampoeng Mataraman, Jumat (2/12/2022).
Dari aktivitas pengunjung tersebut, warga Kalurahan Panggungharjo mendapatkan sejumlah keuntungan. Pertama, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang mengolah sampah mengalami peningkatan omzet.
“Dari aktivitas pengunjung yang rata-rata 10.000 [pengunjung] sekitar dua ton sampah setiap malam kami pulung. Dari sana sudah bisa dihitung dampak ekonomi yang didapatkan secara langsung,” kata Wahyudi.
BACA JUGA: FKY Menjadi Wadah Keistimewaan Budaya DIY
Ia juga mengatakan jumlah sampah tersebut akan meningkat dua kali lipat ketika akhir pekan. Selain itu, warga juga mendapatkan manfaat ekonomi hampir mendekati Rp150 juta dari pendapatan parkiran. Warga juga mendapatkan keuntungan dari pasar kuliner yang terselenggara saat itu.
“Pasar kulinernya kami wajibkan untuk menggunakan mata uang lokal seperti benggol [uang kuno], sehingga kami bisa menghitung omzet masing-masing stan,” kata Wahyudi.
Menurut Wahyudi perkiraan pendapatan Kampoeng Mataraman, usaha yang dikelola BUMDes Kelurahan Panggungharjo omzetnya sekitar Rp200 juta per bulan. “Sebanyak Rp1,6 miliar itu adalah pendapatan Badan Usaha Milik Desa [Bumdes] kami, Kampung Mataraman ini kira-kira [aktif selama] delapan bulan,” kata Wahyudi.
Menurut Wahyudi juga penyelenggaraan FKY menjadi media publikasi keragaman budaya yang dapat diketahui masyarakat secara gamblang.
BACA JUGA: FKY Bisa Jadi Wadah Promosi untuk UMKM DIY
Selain itu juga menjadi salah satu sisi kebudayaan yang dapat memberikan manfaat untuk peningkatan ekonomi dengan kerja kreatif sangat menarik.
Ketua 3 FKY 2022, Irfan Rizky Darajat mengatakan festival kesenian selalu punya dampak ekonomi. “Mau di mana [penyelenggaraan FKY] pasti selalu ada warga yang terdampak ekonomi, parkir dan sebagainya,” katanya.
Sekretaris Dinas Pariwisata DIY, Anita Verawati mengatakan Dispar DIY siap membantu dan berkolaborasi dengan pelaku event di DIY. “Saya mengapresiasi teman-teman festival, teman-teman event, dari destinasi wisata untuk kolaborasi dengan pemerintah. Apa yang bisa kami lakukan, apa yang bisa kami bantu,” kata Verawati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Kota Jogja menilai penertiban pengamen masih terkendala celah aturan. Revisi perda diusulkan untuk memperkuat dasar penindakan.
Dua anak pejuang leukemia menjalani pengobatan di RSUP Dr. Sardjito. BPJS Kesehatan membantu meringankan biaya terapi sehingga keluarga fokus mendampingi.
Kongres XI WUJA 2026 di Jogja diikuti lebih dari 1.000 alumni Jesuit dari berbagai negara. Sultan HB X mengajak memperkuat persaudaraan dan kepemimpinan berbasi
Kemantren Umbulharjo memperluas gerakan pilah sampah dari rumah. Pemkot Jogja menargetkan pengurangan sampah organik melalui Mas JOS.
Timnas Indonesia dipastikan tanpa Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangoen, dan Justin Hubner saat menghadapi Timor Leste di Piala AFF 2026.
Geely Coolray resmi meluncur di GIIAS 2026. SUV turbo 174 PS ini dibanderol mulai Rp333 juta dan siap bersaing dengan Honda HR-V hingga Hyundai Creta.