Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN — Walau sedang sama-sama dalam fase erupsi, erupsi cukup besar yang terjadi di Gunung Semeru pada Minggu (4/12/2022) pagi dipastikan tidak memengaruhi aktivitas vulkanis di Gunung Merapi.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santosa menjelaskan karena jarak Semeru dan Merapi yang jauh, masing-masing memiliki sistem vulkanis sendiri. “Sehingga Kemungkinan [aktivitas keduanya] tidak terkait,” ujarnya, Senin (5/12/2022).
Dia menjelaskan saat ini Merapi masih dalam fase erupsi dengan intensitas erupsi yang tinggi. “Guguran lebih dari 50 kali per hari, kemudian juga aktivitas internal juga masih tinggi. Kegempaan dari dalam juga di atas itu,” katanya.
Dengan data itu, aktivitas Gunung Merapi masih sesuai dengan status sekarang dan potensi bahaya masih sama, yakni berupa guguran lava, luncuran awan panas dan lahar hujan. Adapun volume kubah lava relatif tetap sampai dengan saat ini.
BACA JUGA: Tolak Relokasi Makam yang Terkena Proyek Tol Jogja-YIA, Warga: Harga Mati!
Begitu pula dengan kejadian lain seperti gempa di Jawa Barat, menurutnya juga tidak mempengaruhi aktivitas Gunung Merapi. “Kalau berdasarkan data pemantauan yang kami amati, sejauh ini tidak ada pengaruhnya. Aktivitas kegempaan yang terjadi di Cianjur, Garut, itu kami amati tidak terlalu berpengaruh kepada aktivitas Merapi,” kata dia.
Hanya saja terkait dengan musim hujan yang tengah berlangsung saat ini, ia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kemunculan lahar hujan di sungai-sungai di sekitar Merapi.
“Merapi masih erupsi, kemudian dengan musim hujan ini masyarakat diimbau untuk mewaspadai agar bahaya lahar karena awan panas yang terbentuk saat erupsi bisa runtuh saat hujan,” ungkapnya.
Kubah lava yang masih aktif saat ini bisa saja terganggu akibat curah hujan yang tinggi sehingga bisa runtuh. “Masyarakat diimbau untuk waspada terkait dengan curah hujan. Kemudian kalau di musim hujan masyarakat waspada potensi aliran lahar. Kalau meluncur masih di dalam sungai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal Kereta Bandara YIA Sabtu 22 Agustus 2026 tersedia untuk layanan Reguler dan Xpress dari Tugu Jogja maupun YIA.
Jadwal KRL Palur-Jogja Sabtu, 22 Agustus 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Palur hingga Stasiun Jogja.
adwal KRL Jogja-Solo Sabtu 22 Agustus 2026 tersedia sejak pagi hingga tengah malam. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Arsenal resmi mendatangkan Ezri Konsa dari Aston Villa dengan transfer permanen. Bek Inggris itu akan mengenakan nomor punggung 15.
Presale konser Andrea Bocelli Romanza dibuka BNI mulai 21 Agustus 2026. Ada diskon hingga 20% dan cicilan hingga 12 bulan.