Satgas Dorong Inovasi Pembiayaan untuk Perkuat Konservasi Taman Nasion
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL — Bupati Bantul Abdul Halim Muslih akan mengevaluasi program-program kegiatan di semua organisasi perangkat daerah (OPD). Evaluasi tersebut dilakukan karena ia tidak ingin OPD hanya sekedar menganggarkan kegiatan tahunan yang rutin tetapi tidak ada dampak atau efeknya bagi masyarakat.
“Kegiatan yang selama ini rutin dilakukan oleh OPD-OPD itu apakah program kegiatan itu mampu meberikan efek perubahan atau tidak, tentunya perubahan ke arah lebih baik sehingga kami menemukan kegiatan yang bisa kita ganti dengan kegiatan lain yang lebih efektif,” kata Halim, Selasa (6/12/2022).
Halim mengatakan akan melihat sejumlah program-program kegiatan. Jika dari hasil evaluasi, program itu kurang signifikan maka perlu diubah dengan kegiatan lainnya yang lebih efektif.
Dia mencontohkan soal program pelatihan kerja. OPD hanya melakukan kegiatan rutin pelatihan yang sudah dilakukan tahunan tetapi tanpa melihat serapannya.
BACA JUGA: Jadi Sentra Sate Klatak, Bantul Kekurangan Pasokan Kambing
Demikian soal kurikulum pelatihan juga kurang terpikirkan. Seharunya, kata Halim, kurikulum pelatihan dibuat sesuai dengan kebutuhan intansi atau lembaga yang akan menyerap tenaga kerjanya.
Penyelenggara pelatihan harusnya bertanya terlebih dahulu pada industri atau lembaga kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) seperti apa yang dibutuhkan.
“Masukan lembaga atau industri nanti jadi bahan kurikulum. Ini hanya satu contoh banyak contoh lain. Kita tak akan melakukan pelatihan kecuali ada calon user-nya," katanya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, saat ini banyak lowongan pekerjaan di dalam maupun luar negeri. Bahkan Eropa, lanjut Halim butuh banyak tenaga kerja, Arab Saudi juga demikian, Malaysia juga kelabakan untuk memenuhi tenaga kerja yang trampil dan kompeten. Peluang tersebut akan segera dikomunikasikan dengan kementerian terkait.
Pihaknya ingin program pelatihan benar-benar sesuai kebutuhan dunia kerja. Pasalnya, selama ini pelatihan asal buka saja dan banyak memang pendaftarnya.
“Bahkan ada orang pekerjaannya ikut pelatihan karena memang ada fasilitas pelatihan dan uang saku, habis ikut [pelatihan] ini ikut [pelatihan] itu. Gawean [kerjaannya] ternyata memang cuma ikut pelatihan setiap tahun. Hal seperti ini enggak boleh terjadi lagi,” tandas Halim.
Ketua DPRD Bantul, Hanung Raharjo sepakat dengan Halim untuk mengevaluasi semua program kegiatan di semua OPD agar program kegiatan di tahun depan lebih efektif dan efesien.
Dia meminta program kegiatan 2023 lebih ditekankan pada tiga sektor, yakni pariwisata, industri, dan pertanian sebagaimana yang menjadi fokus pembangunan yang dicanangkan bupati dan wakil bupati Bantul. “Fokus tiga hal ini harus digenjot untuk mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Bantul,” ujar Hanung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
NNSiDE by Meliá Yogyakarta resmi memulai pembangunan ballroom baru melalui prosesi Groundbreaking Ceremony yang digelar pada Kamis (27/8).
Vietnam menyiapkan visa preferensial bagi wisatawan asing yang banyak belanja dan tinggal lebih lama. Simak target pariwisata Vietnam hingga 2030.
Kamboja menutup lebih dari 700 kompleks penipuan online dan menangkap hampir 30.000 tersangka dalam operasi pemberantasan selama setahun terakhir.
Mario Aji menunjukkan peningkatan signifikan pada Practice Moto2 Aragon 2026 dengan finis di posisi ke-17 setelah sebelumnya berada di peringkat ke-27 pada FP1.
Kita harapkan Pemkot Yogyakarta dapat menyiapkan menu Mustika Rasa guna atasi stunting di Yogyakarta