Advertisement

Hujan, Ratusan LPJU di Kulonprogo Rusak

Catur Dwi Janati
Rabu, 07 Desember 2022 - 16:57 WIB
Arief Junianto
Hujan, Ratusan LPJU di Kulonprogo Rusak Ilustrasi. - Harian Jogja

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO — Hujan membuat aduan gangguan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Kulonprogo meningkat. Minimnya personel acap kali membuat perbaikan gangguan LPJU mengalami antrean.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo, Lucius Bowo Pristyanto menerangkan saat musim hujan datang, UPT Pengelolaan Penerangan Jalan Umum bersiap menghadapi potensi kerusakan penerangan jalan akibat hujan maupun ranting dan pohon tumbang. Pasalnya selama musim hujan, laporan dan semua gangguan penerangan jalan akan meningkat, dengan beragam level kerusakan.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

"Pola penanganannya begini. Kalau musim hujan begini banyak sambungan-sambungan yang putus itu. Tahap pertama kami mengamankan dsri sisi keselamatannya dulu. Mungkin ada di yang lari, belum nyambung dalam kerangka hidup tapi menyambungkan dalam rangka penanganan. Jangan-jangan jaringannya nglewer di jalan dan sebagainya itu yang kami amankan dulu," kata dia, Rabu (7/12/2022).

BACA JUGA: Usut Kekerasan Seksual terhadap Anak di Kulonprogo, Polisi Periksa Penjaga Hotel

Setelah mengamankan jaringan PJU yang dapat membahayakan warga, Bowo menjelaskan bahwa langkah selanjutnya petugas bakal melakukan perbaikan untuk menyalakan jaringan tersebut. Kondisi ini jadi semacam siklus tahunan pada musim hujan, lantaran banyaknya pohon ranting yang membuat penerangan jalan terputus.

"Walaupun sudah menjadi ritme tahunan, tahun ini agak ekstra karena hujan angin hujan angin terus," tuturnya.  

Namun karena minimnya personel, hampir semua petugas Dishub Kulonprogo akan melakukan pelaporan jika mengetahui ada jaringan penerangan yang terputus. Para petugas yang lewat akan mengamankan kabel yang menjuntai terlebih dahulu. "Instingnya yang penting aman dahulu. Nanti ditali ke tiang atau apa, kemudian nanti dioper ke rekan yang menangani secara teknis," lanjutnya.

Sejauh ini hanya ada dukungan satu tim khusus untuk memperbaiki PJU dengan satu peralatan crane. Jumlah tersebut di luar petugas Dishub Kulonprogo yang melakukan pengamanan awal atau pelaporan.

Potensi gangguan LPJU saat musim hujan dapat terjadi si seluruh wilayah Kulonprogo. Nyaris tidak bisa dipetakan per kapanewon. "Tidak bisa dipetakan seperti itu, soalnya kan nyaris semua jaringan udara kita. Kabel kami semua menelusup ke batang [pohon]. Apalagi sekarang kan tipikal hujannya agak ekstra lagi, karena kan angin, jadi hujan plus angin," tambahnya.

Percepatan pengamanan sementara kabel LPJU yang menjuntai juga turut dibantu warga dan sukarelawan. Warga dan sukarelawan kerap melaporkan titik-titik mana saja yang terdapat LPJU yang mengalami gangguan atau membahayakan.

"Imbauan kami yang pertama tentu kalau menemukan kabel putus karena bisa terjadi di manapun dan kapan pun karena angin atau tertimpa pohon, amankan dulu itu kabelnya kemudian bisa diikat dengan sumber daya yang ada di sekitar situ," ujarnya.

Bowo menambahkan, warga juga dapat mencari saklar kWh meter yang ada di sekitar LPJU. Panel-panel yang ada di sana dapat dimatikan terlebih dahulu hingga petugas perbaikan datang. 

"Yang perlu hati-hati, diperhatikan ada pengelupasan atau enggak. Kalau ada pengelupasan [kabel] dimatikan dulu meterannya itu kemudian baru diamankan," jelasnya.

BACA JUGA: Tegalsari Kulonprogo Menuju Dusun Sentra Jahe

Pada musim hujan seperti ini, jumlah LPJU yang bermasalah bisa mencapai ratusan. Karena minimnya personel, perbaikan memang harus dilakukan bergantian.

Kepala UPT PPJU Dishub Kab. Kulonprogo, Iswanta menuturkan bahwa pelaporan gangguan LPJU yang masuk meningkat saat musim hujan ini.

Akan tetapi pelaksanaan perbaikan terkendala dengan kondisi cuaca yang tidak menentu. Sehinga perbaikan LPJU di wilayah belum bisa maksimal dan masyarakat diminta bersabar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Misterius! 3 Lumpang Batu Dipercaya Warga Simpan Harta Karun Emas

News
| Minggu, 05 Februari 2023, 17:30 WIB

Advertisement

alt

Wah...Kini Ada Wisata Pasar Kuliner Minggu Pagi di Pakuningratan Jogja

Wisata
| Minggu, 05 Februari 2023, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement