Lahan Mengering, Petani Playen Terancam Gagal Panen

David Kurniawan
David Kurniawan Rabu, 21 Desember 2022 16:07 WIB
Lahan Mengering, Petani Playen Terancam Gagal Panen

Salah seorang petani di Dusun Jatisari, Playen menunjukkan lahan sawah yang mulai mengering. Rabu (21/12/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan

Harianjogja.com, Gunungkidul — Petani di Dusun Jatisari, Playen di Kapanewon Playen terancam gagal panen karena padi yang ditanam rawan kekeringan. Hal ini menyusul hujan yang berhenti turun sejak sepekan lalu.

Kondisi semakin parah karena keberadan sumur bor belum bisa dimanfaatkan secara optimal lantaran kesulitan mendapat solar bersubsidi guna menghidupkan mesin pompa.

Salah seorang petani di Jatisari, Sugiyono mengatakan, enam petak sawah yang dimiliki mulai mengering karena hujan tak lagi turun sejak tujuh hari yang lalu.

BACA JUGA: Bupati Akui Masih Banyak Jalan di Gunungkidul yang Rusak

Kondisi ini berdampak terhadap padi yang ditanam karena tidak dapat tumbuh dengan baik. Malahan, sambung dia, ada beberapa batang yang sudah mulai mati. “Tanahnya sudah mulai retak dan kondisinya berdampak terhadap padi yang ditanam,” katanya, Rabu (21/12/2022).

Dia khawatir jika kondisi ini dibiarkan maka padi yang ditanam akan mati semua sehingga gagal panen. Sugiyono mengungkapkan di wilayahnya ada sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air selain dari hujan.

Namun, lanjut dia, keberadaannya belum bisa optimal karena terkendala pasokan solar bersubsidi untuk beroperasi. “Apakah saya harus meminta surat ke Pak Jokowi ya? Katanya petani adalah soko guru perekonomian, tetapi kok nasibnya begini,” ungkapnya. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online