Potensi Air Banyusoco 200 Liter per Detik, Terbuang Sia-Sia ke Sungai
Lebih dari 20 sumber air di Banyusoco, Gunungkidul, mengalir ke Kali Oya. Tujuh titik memiliki debit hingga 200 liter per detik.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih saat menanam kelapa jenis Genjah di Kalurahan Miri, Tanjungsari. Senin (29/10/2025)/ Pemkab Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul mendapatkan bantuan 11.000 batang bibit kelapa genjah dari pemerintah pusat. Program ini diharapkan dapat mendukung pengembangan sektor kepariwisataan di Bumi Handayani.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono, mengatakan potensi pertanian dapat mendukung pengembangan sektor kepariwisataan. Destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul yang didominasi kawasan pantai menjadi peluang bagi petani untuk memasok kelapa bagi pengunjung.
Oleh karena itu, disampaikannya, ada program bantuan bibit kelapa jenis genjah yang diberikan Kementerian Pertanian kepada kelompok tani. Total bantuan sebanyak 11.000 batang untuk petani di 13 kapanewon, meliputi Tanjungsari, Girisubo, Saptosari, Ngawen, Nglipar, Ponjong, Karangmojo, Patuk, Panggang, Purwosari, Tepus, dan Semin.
“Sudah ada daftar kelompok tani yang mendapatkan bantuan bibit kelapa ini. Rencananya bantuan mulai disalurkan pada pertengahan November mendatang,” kata Raharjo, Rabu (29/10/2025).
Bantuan ini dapat dipergunakan untuk penanaman di lahan seluas 100 hektare. Selain bibit, juga ada bantuan pupuk organik seberat 33 ton untuk para petani.
“Tujuan pemberian bibit untuk meningkatkan produktivitas kelapa secara nasional. Khusus di Gunungkidul, sebagai upaya memasok kebutuhan kelapa di kawasan pariwisata, maka harus dipelihara dengan baik agar panennya optimal,” kata mantan Kepala Bidang Tanaman Pangan ini.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mendukung upaya Kementerian Pertanian meningkatkan produktivitas kelapa di Bumi Handayani. Meski secara simbolis bantuan belum diserahkan, hal ini sudah diawali dengan penanaman bibit kelapa genjah dari Kanwil Imigrasi sebanyak 400 batang untuk warga.
Salah satunya diberikan di Kalurahan Kemiri, Tanjungsari. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat dipelihara dengan baik sehingga bisa panen dan hasilnya dirasakan para pembudidaya.
“Dengan bisa memanen kelapa jenis genjah, maka upaya meningkatkan kesejahteraan petani benar-benar dapat diwujudkan,” kata Mbak Endah.
Pada kesempatan ini, ia juga mendorong masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan yang ada untuk pertanian produktif. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan di Bumi Handayani.
“Lahannya tidak perlu luas karena bisa di sekitar pekarangan rumah, bisa ditanami berbagai sayuran yang bisa untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Paling tidak dengan kegiatan ini bisa mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lebih dari 20 sumber air di Banyusoco, Gunungkidul, mengalir ke Kali Oya. Tujuh titik memiliki debit hingga 200 liter per detik.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta menuju Palur lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Komdigi menyalurkan Starlink ke Nagekeo untuk menjaga konektivitas posko bencana dan fasilitas kesehatan pascagempa NTT.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.