Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dalam peresmian jogging track di Lapangan Ahmad Zaeni, Kalurahan Sidoagung, Kapanewon Godean, Jumat (27/1/2023)/Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN — Pemkab Sleman meresmikan fasilitas jogging track di Lapangan Ahmad Zaeni, Kalurahan Sidoagung, Kapanewon Godean, Jumat (27/1/2023). Sarana jogging track sepanjang 317 meter itu bisa digunakan masyarakat untuk meningkatkan kualitas kesehatan.
Lapangan Ahmad Zaeni merupakan kawasan yang kerap dimanfaatkan sebagai tempat berdagang (Pasar Klithikan), namun kini beralih kembali menjadi sarana olahraga bagi masyarakat. Meski dengan kondisi seadanya, lapangan ini menjadi salah satu tempat warga untuk melakukan berbagai aktivitas olahraga.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab Sleman membangun jogging track dan lapangan sepak bola dengan wajah baru, menggunakan rumput dactylon dengan kualitas baik yang selain memberi kenyamanan dalam bermain bola kuga memberi nilai estetik.
Lurah Sidoagung, Edy Utomo, mengatakan rumput yang dipakai untuk lapangan sepakbola tersebut memiliki kualitas standar internasional. "Fasilitas lain yang tidak kalah menarik yang berada di kawasan tersebut yaitu adanya fitnes outdoor, taman anak-anak, taman remaja dan taman umum," katanya.
BACA JUGA: Asyik! Lapangan di Turi, Sleman Ini Kini Dilengkapi Jogging Track dan Alat Fitness Outdoor
Keberadaan fasilitas olahraga ini tentu menjadi kabar baik bagi warga sleman. Warga Sidoagung, Laini, 39, mengungkapkan sangat senang dengan adanya fasilitas olahraga yang juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum yang ramah anak.
Perempuan yang berprofesi sebagai guru TK ini mengaku sering memanfaatkan fasilitas umum untuk sekedar mencari suasana baru dalam proses mengajar anak didiknya, termasuk di Lapangan Ahmad Zaeni itu.
"Dulu sebelum direnovasi di sini gersang. Tapi sekarang banyak fasilitasnya, rumputnya bagus, yang datang juga banyak tidak cuma warga sidoagung. Apalagi weekend, banyak yang datang ke sini sekarang," katanya.
Warga yang tinggal bersebelahan dengan Lapangan Ahma Zaeni, Sutokno, 67, juga mengaku senang dengan adanya fasilitas ini. Ia menyaksikan bagaimana perubahan fasilitas olahraga sebelum dan setelah dilakukan revitalisasi.
"Tentu senang adanya fasilitas olahraga yang lengkap. Dulu warga sini kalau mau jogging di jalan, sekarang sudah ada tempatnya. Dulu mungkin tidak terlalu bisa menikmati berolahraga karena seadanya. Fasilitasnya juga biasa. Sekarang lebih nyaman, lebih bagus," katanya.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan sebaik mungkin fasilitas olahraga ini. "Tidak hanya sebatas untuk olahraga saja, tetapi juga menambah luasan ruang terbuka hijau khususnya di wilayah Kalurahan Sidoagung," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
AJI Yogyakarta mendesak perusahaan media memperkuat SOP keselamatan jurnalis, termasuk pelatihan, APD, mitigasi, komunikasi, dan evakuasi.
Turnamen Biliar Joglosemar 2026 mempertemukan insan pers Jogja, Solo, dan Semarang sebagai persiapan menuju Porwanas 2027.
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
PSS Sleman menurunkan Pedro Caracoci sebagai starter melawan Dewa United. Fachruddin dan Kevin Gomes juga masuk starting XI Super Elja.
Pilur Gunungkidul dimulai. Dua lurah kembali menghadapi istri sebagai calon karena tidak ada bakal calon lain yang mendaftar.