58 Kalurahan di Gunungkidul Kekeringan, Dropping Air Bersih Diperluas
Kekeringan di Gunungkidul meluas ke 58 kalurahan. Sebanyak 75.486 warga mengalami krisis air bersih, BPBD terus menyalurkan bantuan.
Sejumlah alat berat diterjunkan untuk mengeruk di lahan yang dijadikan Pelabuhan Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang. Sabtu (29/1/2023) / Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Proyek pembangunan Pelabuhan Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang, Gunungkidul molor dari target. Sejatinya, pengerjaan pembangunan tahap pertama selesai di akhir 2022, akan tetapi hingga sekarang rekanan masih mengerjakan proyek tersebut.
BACA JUGA: Proyek Pelabuhan Gesing Diharapkan Segera Selesai
Lurah Girikarto, Sumardiyono mengatakan, pembangunan Pelabuhan Gesing belum jadi. Hingga kini masih dilakukan pengerjaan dengan menggunakan sejumlah alat berat.
“Seharusnya selesai di akhir 2022, tapi ternyata molor dari target awal,” kata Sumardiyono saat dihubungi wartawan, Minggu (29/1/2023).
Ia menjelaskan, ada beberapa penyebab yang membuatkan proyek Pelabuhan Gesing molor dari target. Faktor pertama, bantuan di area calon pelabuhan sangat keras yang berpengaruh terhadap pengerjaan.
Menurut Sumardiyono, rekanan sudah berusaha mendatangkan lebih banyak alat berat untuk mengeruk serta memecah batuan yang ada. Namun demikian, sambung dia, belum berhasil hingga sekarang.
“Semakin dalam, batunya semakin keras. Sudah ada upaya memecah dengan menerjunkan banyak alat berat, tapi yang terpecah hanya kecil-kecil sehingga berpengaruh terhadap pengerjaan,” katanya.
Adapun faktor kedua disebabkan sumber air di sekitar lokasi. keberadaan sumber ini juga ikut menggangu pegerjaan dan telah dilakukan upaya pembuatan saluran sehingga air langsung bisa ke laut tanpa menggenangi di sekitar pengerukan.
“Mudah-mudahan bisa cepat selesai untuk pembangunan pelabuhannya,” kata Sumardiyono.
Terpisah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Bayu Mukti Sasongka saat dikonfirmasi membenarkan pembangunan Pelabuhan Gesing molor dari target.
Ia tidak menampik pengerjaan tahap satu masih berlangsung hingga sekarang meski tahun anggaran sudah berganti.
“Target operasional akhir tahun,” tulis Bayu melalui pesan aplikasi WhatsApp.
Menurut dia, ada beberapa kendala yang membuat pengerjaan meleset dari target awal. Selain kemunculan sumber air di area pengerukan, kendala juga disebabkan karena kerasnya bebatuan di sekitar lokasi.
“Sumber air deras sehingga harus dilakukan pemompaan agar lahan bisa dikeruk. Di sisi lain, batuannya juga sangat keras sehingga pengerjaan membutuhkan waktu lebih lama,” katanya.
Dengan adanya berbagai kendala ini, kata dia, rekanan yang mengerjakan pembangunan meminta perpanjangan waktu guna menyelesaikannya.
“Ada addendum kontrak dengan rekanan. Untuk detailnya bisa datang ke kantor terkait dengan perubahan kontrak dalam pengerjaan Pelabuhan Gesing,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kekeringan di Gunungkidul meluas ke 58 kalurahan. Sebanyak 75.486 warga mengalami krisis air bersih, BPBD terus menyalurkan bantuan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 20 Agustus 2026 tersedia lima kali perjalanan. Cek jam keberangkatan dari kedua stasiun.
Jadwal Kereta Bandara YIA Kulonprogo hari ini tersedia untuk layanan Reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan YIA-Tugu Jogja dan sebaliknya.
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 20 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 20 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek waktu keberangkatan dari tiap stasiun menuju Palur.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.