Kuota Transmigrasi Belum Jelas, Gunungkidul Masih Menunggu Pusat
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Embung Nglanggeran di Kecamatan Patuk, Gunungkidul./Harian Jogja-Galih Eko Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul Sunaryanta berharap empat kecamatan atau kapanewon yang berada di sisi utara bisa saling terintegerasi dalam pembangunan. Keempat kapanewon ini meliputi Patuk, Ngawen, Gedangsari, dan Nglipar.
“Integrasi tidak hanya pada akses infrastruktu, tetapi juga berkaitan dengan sumber daya manusia,” kata Sunaryanta saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kapanewon Ngawen, Rabu (1/2/2023).
Menurut dia, pembangunan sisi utara Gunungkidul merupakan salah satu prioritas agar ada kesetaraan zonasi mulai dari sektor selatan, tengah hingga utara.
“Fokusnya selama ini berada di selatan. Sekarang dialihkan ke sektor utara,” katanya.
Menurut dia, intervensi program sudah mulai dijalankan di tahun ini. Namun demikian, akan dilanjutkan di 2024 mendatang.
Guna mempecepat pembangunan, Sunaryanta mengaku sudah berkoordinasi dengan Gubernur DIY Sri Sultan HB X. “Pembangunan akan dibiayai mengguakan dana keistimewaan,” katanya.
Sunaryanta menambahkan, pemerataan pembangunan dibutuhkan agar tidak ada kesenjangan antarwilayah di Gunungkidul. Ia menekankan, setiap wilayah memiliki karakteristik yang berbeda-beda sehingga pengelolaannya berbeda pula.
“Kuncinya dalam perencaaan harus tahu betul bagaimana karakteristik dan ciri khas yang dimiliki. Perencanaan yang tepat akan menjadi penentu dalam keberhasilan pembangunan yang dilakukan,” katanya.
Panewu Ngawen, Sugito, mengatakan wilayahnya berbatasan dengan Jawa Tengah. Potensi yang dimiliki adalah kawasan wisata pengunungan berbasis religi budaya lokal. “Kami fokus untuk pembangunan infrastruktur, pengentasan kemiskinan hingga peningkatan perekonomian masyarakat,” katanya.
Dia berharap program kerja yang disusun dapat didukung oleh Pemkab Gunungkidul agar wacana yang dimiliki dalam upaya pembangunan di sektor utara benar-benar bisa diwujudkan. “Ada sejumlah program yang kami ajukan dan mudah-mudahan bisa difasilitasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Puncak kunjungan wisata Bantul diprediksi awal Juli 2026. Meski turun hingga 25%, peluang kenaikan masih terbuka.
Jadwal KRL Solo–Jogja Rabu 1 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif tetap Rp8.000, praktis dan ekonomis.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Rabu 1 Juli 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000, perjalanan cepat dan praktis.
Brad Bird menolak Ratatouille 2 meski didorong Pixar. Sutradara sebut cerita sudah selesai dan tak ingin dipaksakan.
Gelombang panas ekstrem di Eropa kini jadi ancaman ekonomi serius. Jerman diprediksi menanggung kerugian terbesar hingga 2030.