Advertisement

Ciptakan Ruang Seni untuk Anak, TBY Buka Pendaftaran Art for Children 2023

Media Digital
Minggu, 05 Februari 2023 - 19:57 WIB
Arief Junianto
Ciptakan Ruang Seni untuk Anak, TBY Buka Pendaftaran Art for Children 2023 Suasana seleksi dan pendaftaran AFC 2023 di TBY terlihat peserta sangat antusias mengikutinya, Minggu (5/2/2023). - Harian Jogja/Triyo Handoko

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA — Taman Budaya Yogyakarta (TBY) kembali membuka program Arts for Children (AFC) 2023. Dalam program itu ada 12 cabang seni yang kelas bimbingannya akan dibuka selama setahun. Animo masyarakat atas AFC sangat tinggi dengan lebih dari 1.000 pendaftar diterima TBY.

Cabang seni yang dibuka untuk bimbingan pada anak tersebut meliputi vokal, ansambel musik, tari kreasi baru, tari klasik, seni rupa 2D, seni rupa 3D, komedi, teater, pantomim, sastra, karawitan, dan batik. Masing-masing cabang seni terdapat persyaratan khususnya, tapi secara umum syaratnya berumur 5-16 tahun dan menyertakan fotokopi KIA atau KK.

Advertisement

Kepala TBY Purwiati menjelaskan program AFC merupakan ruang pengembangan kemampuan anak melalui aktivitas seni. “Ruang ini diharapkan mampu memberikan pengalaman pada anak untuk mengekspresikan dirinya,” jelasnya, Minggu (5/2/2023).

Purwiati menyebut AFC adalah bagian dari usaha TBY untuk melestarikan seni budaya pada kalangan anak. “Kegiatan AFC tidak semata mengejar keahlian seni anak secara teknis semata, namun lebih kepada tumbuhnya kecintaan anak terhadap seni dan kebudayaan secara luas. Selain itu, anak diberi ruang kebebasan untuk mengolah daya berkesenian,” ujarnya.

BACA JUGA: Duh, Gedung Taman Budaya Gunungkidul Tak Punya Anggaran untuk Pemeliharaan

Purwiati sangat mengapresiasi animo masyarakat yang tinggi pada AFC 2023. “Ini jadi penyemangat kami untuk terus berinovasi memberikan layanan dan fasilitas agar kesenian dan kebudayan di DIY terus berkembang, terutama pada kalangan anak,” katanya.

Hasil akhir AFC 2023, jelas Purwiati, adalah partisipasi kegiatan di TMII Jakarta dan pentas kolaborasi. “Kami diminta menampilkan hasil AFC di TMII Jakarta, tentu ini kesempatan luar biasa untuk anak DIY bisa terus berkembang dan punya banyak pengalaman,” ucapnya.

Kepala Seksi Penyajian dan Pengambangan Seni Budaya TBY, Padmodo Anggoro menyebut AFC tidak terbatas pada hasil bimbingan kesenian saja. “Kami berharap anak-anak ini jadi lebih mandiri dan punya mental yang kuat, soal hasil kesenian itu nomor dua saja,” katanya, Minggu siang.

Dalam pendaftaran AFC 2023, jelas Anggoro, dilakukan seleksi agar pembimbingan dapat maksimal. "Ada beberapa cabang seni yang banyak sekali pendaftarnya seperti seni rupa itu kami seleksi, yang lainnya ada seleksinya juga terutama administratif," ujarnya.

Anggoro menjelaskan melalui AFC ini banyak bibit unggul bidang seni tumbuh di DIY. “Harapan kami program ini terus eksis ke depannya, selain itu ada penjenjangan agar hasilnya lebih spesifik,” jelasnya.

Penjenjangan tersebut akan memberikan batasan kelas bimbingan, lanjut Anggoro, sehingga hasilnya dapat lebih terukur. “Misalnya dijenjangi pemula dan menengengah, agar instruktur dan proses pembimbingan dapat lebih maksimal lagi,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

KPK Digugat Praperadilan di PN Jaksel Oleh Sekjen DPR Indra Iskandar, Ini Kasusnya

News
| Sabtu, 18 Mei 2024, 18:57 WIB

Advertisement

alt

Hotel Mewah di Istanbul Turki Ternyata Bekas Penjara yang Dibangun Seabad Lalu

Wisata
| Sabtu, 18 Mei 2024, 20:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement