Gagal Capai Target, Pejabat Sleman Bisa Kena Demosi
Pejabat Sleman yang gagal mencapai target kinerja bisa dikenai sanksi hingga demosi. Evaluasi mengacu pada Perbup Sleman No. 35/2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulonprogo akan menjadwalkan vaksinasi booster kedua bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah kabupaten (Pemkab) dalam waktu dekat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kulonprogo, Rina Nuryati mengatakan bahwa target booster kedua dapat menyasar 50 persen ASN atau sekitar 400 orang. Terangnya, kendati capaian booster kedua lamban, namun tetap ada pergerakan.
Biasanya, kata Rina, sasaran vaksin booster kedua ada di bawah 100 orang. Sementara pada beberapa hari ini, sasaran vaksin bisa lebih dari 100 orang.
“Rendahnya capaian booster kedua di Kulonprogo karena informasi tersebut belum sampai ke semua masyarakat,” kata Rina dihubungi melalui gawai pada Sabtu (4/2/2023).
Per Kamis 2 Februari 2023, cakupan vaksin dosis keempat atau booster kedua bagi masyarakat usia di atas 18 tahun di Kulonprogo telah menyasar 475 orang.
Rina mengatakan bahwa untuk kelompok rentan, Dinkes Kulonprogo akan melayani secara door to door.
"Vaksinasi di kelompok rentan baik lansia, disabilitas dengan mendekatkan sasaran ke kelompok masyarakat dan kunjungan rumah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pejabat Sleman yang gagal mencapai target kinerja bisa dikenai sanksi hingga demosi. Evaluasi mengacu pada Perbup Sleman No. 35/2026.
DPRD Sleman mendukung Trans Sembada untuk mengatasi kemacetan, tetapi meminta rute diperluas agar akses transportasi umum lebih mudah.
Coco Gauff melaju ke semifinal US Open 2026 setelah mengalahkan Mirra Andreeva 2-6, 7-6 (7), 6-2 dalam laga 2 jam 19 menit.
Tiga wisata Purbosari Temanggung ini berada di kawasan Liyangan, mulai kolam renang mata air, homestay alam, hingga situs bersejarah.
Donald Trump yakin konflik AS-Iran segera berakhir setelah pemilu sela AS pada November, saat Partai Republik terancam kehilangan kendali DPR.
Putus kuliah karena kendala biaya, Muhammad Audi kini menatap masa depan lewat usaha Kopi Roro dari Danais DIY 2026.