Proyek Konservasi Burung Aviary Purwosari Ditarget Rampung 2029
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Seorang guru berinisial D pada sebuah Sekolah Dasar (SD) DI Kasus Kapanewon Wonosari, Gunungkidul melakukan Tindakan pelecehan seksual kepada salah satu siswinya. Kasus itu berujung damai, pelaku pelecehan berinisial hanya disanksi pindah mengajar ke kelas lain dan jumlah mata pelajaran yang diampu dikurangi.
Terungkapnya kasus pelecehan ini bermula laporan dari wali murid pada 26 Januari 2023 lalu. Laporan ke sekolah dibuat karena tak terima anaknya mendapatkan perlakukan tidak senonoh dari D.
Sehari berselang dilakukan proses mediasi antara pelaku dengan keluarga korban. Hasil pertemuan ini disepakati bahwa kasus diselesaikan secara kekeluargaan.
BACA JUGA : PENCABULAN GUNUNGKIDUL : Guru SD Lecehkan
Pelaku juga telah membuat surat pernyataan yang intinya menyesal telah memegang dada dan pinggan salah seorang siswa. Didalam surat ini ia meminta maaf dan tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati saat dikonfirmasi Senin (6/2/2023) membenarkan adanya perilaku tidak menyenangkan dari oknum guru SD di Kapanewon Wonosari yang terjadi beberapa waktu lalu. Meski demikian, ia memastikan kasus ini telah diselesaikan secara kekeluargaan.
“Ada pertemuan yang intinya untuk klarifikasi dan meminta maaf atas tindakan tidak terpuji oleh oknum guru bersangkutan,” kata Nunuk, Senin siang.
Menurut dia, orang tua korban juga telah memaafkan sehingga kasus dinyatakan selesai. Meski demikian, Nunuk mengakui juga ada langkah pembinaan terhadap oknum guru ini.
BACA JUGA : Dilecehkan Guru Sendiri, Siswi ini Sempat Trauma Sekolah
Sesuai dengan permintaan dari keluarga korban, D juga dipindahkan mengajar ke kelas lain. Selain itu, juga diberikan sanksi mengurangi jam mengajar.
“Ada pembinaan dan dilakukan pengawasan secara ketat. Tujuannya agar ada efek jera sehingga tidak mengulangi perbuatan yang sama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Cuaca Jogja hari ini diprakirakan hujan ringan di Sleman dan Kota Jogja, sedangkan Bantul dan Gunungkidul berpotensi udara kabur.
KPK memeriksa pejabat Bea Cukai dan pengusaha terkait dugaan aliran uang korupsi serta pengembangan kasus suap impor barang di Kemenkeu.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.