Empat Kasus SPA++ di Sleman Berujung Vonis dalam Enam Bulan
Empat kasus dugaan SPA++ di Sleman telah inkrah selama semester pertama 2026. Satpol PP mengakui pembuktian praktik tersebut masih menjadi tantangan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pelajar asal Kediri, Jawa Timur bernama Ahmad Johan Pratama, 15, terseret ombak Pantai Parangtritis setelah bermain-main di air pada Selasa (21/2/2023) pukul 15.05 WIB. Beruntung, korban masih dapat diselamatkan petugas SAR setempat. Sebelumnya pada Senin (20/2/2023), wisatawan asal Prancis juga terseret ombak di pantai ini.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah Operasional III Parangtritis-Depok, Arief Nugraha mengatakan bahwa awalnya korban datang ke Pantai Parangtritis bersama rombongannya menggunakan empat bus wisata.
“Setelah datang pukul 15.00 WIB, korban bersama tiga orang temannya langsung menuju pantai dan bermain air,” kata Arief dihubungi melalui ponsel pada Selasa (21/2/2023).
Arif mengatakan bahwa ketiga pelajar tersebut tidak mengetahui bahwa mereka bermain air di arus palung. Dua teman korban dapat menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian, namun korban justru terbawa arus balik palung ke arah tengah laut.
"Beruntung petugas langsung mengetahui kejadian itu dan segera melakukan pertolongan," katanya.
Jelasnya, korban berhasil diselamatkan dalam keadaan sehat. Setelah dilakukan pertolongan lanjutan di posko SAR Satlinmas Wilayah III, pelajar tersebut dapat kembali berkumpul bersama rombongan pelajar lain.
“Selama dua hari ini secara berturut-turut terdapat wisatawan yang terseret ombak. Kemarin ada dua yang terseret,” ucapnya.
Sehari sebelumnya, dua wisatawan yang salah satunya berasal dari Prancis terseret ombak Pantai Parangtritis.
Keduanya tiba di Pantai Parangtritis sekitar pukul 11.30 WIB. “Kedua korban langsung bermain air di pantai, tanpa sadar ke daerah palung dan terseret ke tengah laut,” lanjutnya.
BACA JUGA: GK Disebut Muntah-Muntah Lihat Pembunuhan Sadis Pengusaha Jogja Morgan Onggowijaya
Dari kejadian tersebut, Arief tidak henti-hentinya memberikan imbauan kepada para wisatawan agar tidak nekat bermain air di Pantai Parangtritis. Tegasnya, Pantai Parangtritis memiliki karakter pantai dengan sejumlah cekungan sehingga membentuk arus palung.
"Arus palung tidak terlalu nampak, tetapi kalau ada yang terjebak bisa terseret dan ini yang menyebabkan banyak korban tenggelam di Pantai Parangtritis," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Empat kasus dugaan SPA++ di Sleman telah inkrah selama semester pertama 2026. Satpol PP mengakui pembuktian praktik tersebut masih menjadi tantangan.
Minat investor Indonesia terhadap tokenisasi saham AS meningkat. SpaceX, Nvidia, Tesla, dan Apple menjadi instrumen favorit.
Gempa M5,5 mengguncang Gayo Lues, Aceh. BMKG memastikan gempa dipicu Sesar Oreng dan tidak berpotensi tsunami
Universitas Sanata Dharma (USD) akan menjadi tuan rumah World Union of Jesuit Alumni (WUJA) Congress 2026, kongres alumni Jesuit terbesar di dunia
Pelni mencatat 660.654 penumpang memanfaatkan diskon tiket kapal 30 persen. Kuota telah terserap 96 persen hingga 21 Juli 2026.
PLN menyiapkan kontrak jual beli listrik hingga 30 tahun untuk proyek PSEL guna menarik investasi dan mempercepat transisi energi.