Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Bantul Meningkat, Kekerasan Verbal Mendominasi
Sebanyak 151 kasus kekerasan perempuan dan anak tercatat di Bantul hingga Juli 2026. Kekerasan verbal menjadi salah satu kasus dominan.
Rencana tampilan gedung entrance yang akan dibangun pada tahun ini di Embung Giwangan./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA — Tahapan pembangunan Embung Giwangan atau Taman Pintar 2 yang berlokasi di Jalan Jalan Tegalturi Umbulharjo memasuki sesi tender manajemen konstruksi oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Kota Jogja. Tahun ini ada dua pembangunan fisik yang dikerjakan yakni gedung entrance dan panggung terbuka dengan anggaran Dana Keistimewaan senilai Rp19 miliar.
Kepala Bidang Penataan Bangunan DPUPKP Kota Jogja Fakhrul Nur Cahyanto mengatakan pembangunan Embung Giwangan atau Taman Pintar 2 menjadi salah satu dari 10 proyek fisik strategis Pemkot Jogja 2023.
Pembangunan di kawasan tersebut kata dia menjadi salah satu upaya untuk pengembangan sisi selatan Jogja sekaligus penataan kawasan Cagar Budaya di wilayah setempat. "Untuk tender fisik kemungkinan dilaksanakan pada akhir Maret," kata Fakhrul, Minggu (12/3/2023).
Menurut Fakhrul pembangunan fasilitas fisik di Embung Giwangan akan menyesuaikan dengan kemampuan anggaran dan dilakukan secara bertahap. Disinyalir pada tahun depan sejumlah fasilitas di pusat destinasi berbasis budaya itu sudah bisa dilengkapi dan mulai dioperasionalkan.
BACA JUGA: Taman Pintar 2 Tahun Ini Dibangun di Giwangan
Gedung entrance dan panggung terbuka nantinya akan dibangun dalam kurun waktu enam bulan dan rampung pada tahun ini. "Semuanya di sisi selatan. Di sisi selatan timur gedung entrance dan panggung terbuka di selatan barat," ujarnya.
Bangunan panggung terbuka dibuat berbentuk setengah oval dengan bagian tengah merupakan letak panggung. Tempat duduk penonton dirancang dengan bangunan permanen yang dibuat bertingkat.
Sementara bentuk fisik gedung entrance dibuat dua tingkat dengan tiga menara pada bagian tengah dan kedua sisi bangunan utama. Fasad bangunan dibuat putih dengan menonjolkan bentuk pilar. "Konsepnya mengusung model indische karena kan wilayah sana masuk kawasan penyangga cagar budaya jadi harus mengikuti corak kawasan," jelas Fakhrul.
Kepala UPT Pengelolaan Taman Budaya Dinas Kebudayaan Kota Jogja Retno Yuliani sebelumnya menyebutkan, pembangunan embung dan fasilitas yang sudah ada saat ini baru mencapai berkisar 25%-30% dari total keseluruhan. Setelah gedung entrance dan panggung terbuka dibangun nantinya kawasan itu juga dilengkapi dengan gedung Grha Budaya.
Sejumlah fasilitas yang sudah dibangun di tempat itu antara lain pagar pengaman mengitari embung, lampu penerangan, jogging track, toilet dan musala. Selain berfungsi sebagai konservasi air, keberadaan embung juga bisa dimanfaatkan untuk tempat wisata maupun pengembangan lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 151 kasus kekerasan perempuan dan anak tercatat di Bantul hingga Juli 2026. Kekerasan verbal menjadi salah satu kasus dominan.
Jadwal DAMRI dari YIA Sabtu 19 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan Jogja dan Sleman dengan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 19 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 19 September 2026 tersedia 5 perjalanan dari masing-masing arah. Cek jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 19 September 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk keberangkatan terakhir.
Pemkot Jogja sidak Alkid usai viral dugaan pungutan pelaku usaha. Wawali Wawan Harmawan meminta persoalan diklarifikasi.