Pajak Kendaraan Jateng Nunggak Rp2,4 Triliun, Ini Datanya
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Kondisi terkini semburan awan panas Gunung Merapi, Minggu (12/3/2023)./Twitter @BPPTKG)
Harianjogja.com, SEMARANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah (Jateng) mencatat ada guguran awan panas sebanyak enam kali di Gunung Merapi, Minggu (12/3/2023) pagi. Jarak luncuran awan yang sering disebut wedhus gembel itu mencapai maksimum 2.000 meter.
Analis Bencana BPBD Jateng, Rizal Harry Susanto, mengatakan awas panas itu teramati ke arah barat daya. Selain itu juga terdapat guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1.700 meter ke barat daya. “Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat,” kata Rizal, Minggu (12/3/2023).
Potensi itu, lanjut Rizal, berada di barat daya, meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer. Kemudian di Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 kilometer. “Pada sektor tenggara, meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 kilometer dan Sungai Gendol 5 kilometer,” ucap dia.
BACA JUGA: Aktivitas Merapi Meningkat, 3 Lokasi Wisata Ini Ditutup Sementara
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif, BPBD Jateng memperkirakan dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak. Sehingga, masyarakat diminta tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
“Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar, terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi,” pintanya.
Sementara itu, warga Kecamatan Temanggung, Kabupaten Temanggung, Ilham Bintang Sambungharjo, 25, saat dihubungi Solopos.com dari Semarang membenarkan bila hujan abu kembali terjadi di kecamatanya. Namun, pada pukul 09.00 WIB, kondisinya sudah mulai melandai. “Iya, tadi ada abu lagi. Tadi pagi sampai sekitar pukul 09.00 WIB. Tapi masih kondusif, jarak pandangnya masih aman. Enggak segelap di Magelang,” kata Bintang.
Sekadar informasi, dampak erupsi atau abu vulkanik dari Gunung Merapi yang meletus pada Sabtu (11/3/2023) siang masih terus melebar di sejumlah daerah/kota di Jawa Tengah (Jateng).
Tercatat, hingga Sabtu malam ada lima daerah terkena dampaknya, yakni di Kabupaten Magelang, Kota Magelang, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Boyolali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos.com
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Kebakaran lahan terjadi di Puncak Setampol Torean Gunung Rinjani. Tim TNGR bergerak memadamkan api dan menilai luas area terdampak.
Kemenhub mencatat bus terlibat 21.269 kecelakaan sepanjang 2025. Pemerintah mendorong penerapan SMK PAU untuk memperkuat keselamatan.
Menpar Widiyanti kenalkan potensi wisata yacht Indonesia kepada investor asing, dari Raja Ampat hingga pasar yacht yang ditargetkan tumbuh.