Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Pengamatan visual BPPTKG menunjukkan guguran awan panas, Rabu (15/3/2023)/Ist BPPTKG
Harianjogja.com, SLEMAN—Aktivitas erupsi Gunung Merapi masih terus berlangsung. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat sebanyak tiga kali guguran awan panas dan sejumlah lava teramati pada Rabu (15/3/2023).
Kepala BPPTKG, Agus Budi Santoso, menjelaskan awan panas pertama terjadi pada pukul 05.42 WIB, dengan jarak luncur 1.000 meter ke arah barat daya. “Amplitudo 63 mm dengan durasi 120 detik, visual Gunung Merapi berkabut,” ujarnya.
Kemudian awan panas kedua terjadi pukul 10.36 WIB dengan jarak luncur 1.300 meter ke arah barat daya, amplitudo 65 mm dan durasi 133 detik. Sedangkan awan panas ketiga terjadi pukul 17.14 WIB dengan jarak luncur 1.000 meter ke arah barat daya, amplitudo 35 mm dan durasi 100,32 detik.
Pada periode pengamatan pukul 00.00-12.00 WIB, terjadi pula guguran lava sebanyak 24 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.500 meter ke arah barat daya.
Sehari sebelumnya, Senin (15/3/2023), selama 24 jam terjadi tiga kali awan panas dengan jarak luncur 1.500-2.000 meter mengarah ke barat daya. “Teramati pula 24 kali guguran lava dengan jarak luncur maksimal 1.500 meter ke arah barat daya,” ungkapnya.
Dengan tingkat aktivitas ini, status Gunung Merapi masih Siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
BACA JUGA: Guru Besar UGM Disebut Terima Gratifikasi Rp7 Miliar, Begini Respons Menkumham
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. Masyarakat diimbau tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.