DPRD Gunungkidul Minta Proyek Infrastruktur 2026 Berkualitas dan Tepat Waktu
Komisi C DPRD Gunungkidul meminta proyek infrastruktur 2026 selesai tepat waktu dan berkualitas agar tak mengganggu penyerapan anggaran.
Aktivitas lalu lintas di kawasan bundaran Tugu Tobong Gamping di Siyono, Kalurahan Logandeng, Playen. Jumat (17/3/2023) / Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul mengalokasikan anggaran Rp14,7 miliar untuk melanjutkan proyek penataan kawasan ibu kota kabupaten.
Rencananya pembangunan juga masih menyasar di seputaran kawasan Tugu Tobong Gamping di Bundaran Siyono di Kalurahan Logandeng, Playen.
BACA JUGA: Belum Sebulan, Aspal di Kawasan Tugu Tobong Rusak
Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan, proyek penataan kota dilanjutkan tahun ini. Meski ada penghematan anggaran sekitar 10%, namun dipastikan proyek penataan tidak terkenda dampaknya.
“Masih lanjut dan pagunya sekitar Rp14,7 miliar,” kata Irawan kepada wartawan, Minggu (18/3/2023).
Dia menjelaskan, tahapan pembangunan masih dalam tahap perencanaan. Ditargetkan sebelum akhir tahun pembangunan sudah selesai.
“Nanti juga harus lewat proses lelang guna menentukan rekanan yang mengerjakan program penataan,” katanya.
Irawan mengungkapan, penataan akan melanjutkan program yang terlaksana di 2022. Rencananya, penataan wajah kota ini akan sampai di simpang tiga Kranon, Kepek, Wonosari.
Selain itu, pembangunan juga masih menyasar di kawasan bundaran Tugu Tobong Gambing. Sesuai dengan rencana, sambung Irawan, ada proses pemerataan jalan di seputaran bundaran.
Menurut dia, di kawasan bundaran ada perbedaan ketinggian sehingga sisi kenyamanan jalan masih belum terpenuhi. “Jadi akan dibuat rata serta diaspal yang baru,” katanya.
Adapun pengerjaan lainnya, juga ada rencana pembindahan drainanse. Untuk posisi sekarang lokasinya berada di tengah jalan sehingga akan dipindah ke sisi barat.
“Kami juga akan membongkar pagar di Gedung Serba Guna Siyono,” ungkapnya.
Kepala Bidang Bina Marga, DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana mengatakan, penataan tahap satu di kawasan ibu kota kabupaten sudah berlangsung sejak 2022. Adapun total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp8,4 miliar.
“Tahun ini masih akan dilanjutan dengan meneruskan pekerjaan yang sudah diselesaikan,” katanya.
Wadiyana mengatakan, untuk pengerjaan tahap kesatu banyak yang dikerjakan. Selain membuat jalur pedestrian dari kawasan bundaran hingga dekat kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, juga ada pergantian ikon bundaran dari patung pengendang menjadi miniature tugu tobong gamping.
“Ada juga pemasangan lampu-lampu untuk mempercantik kawasan. Untuk tahap satu sudah selesai semua, tapi memang sempat ada proses pemeliharaan yang dilakukan rekanan karena ada beberapa kerusakan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi C DPRD Gunungkidul meminta proyek infrastruktur 2026 selesai tepat waktu dan berkualitas agar tak mengganggu penyerapan anggaran.
Bedah buku HOMEPOWER di Kotabaru membahas pentingnya membangun kedekatan keluarga, budaya literasi, dan peran rumah sebagai sumber kekua
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Rabu 23 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.