5.236 UMKM Bantul Sudah Jualan Online, Omzet Ikut Naik
Sebanyak 5.236 UMKM Bantul telah memanfaatkan platform digital untuk berjualan. DKUKMPP Bantul terus mendorong digitalisasi dan literasi usaha.
Gambar maket Jembatan Kretek 2./Twitter Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Pedagang kaki lima (PKL) yang berada di sepanjang Jembatan Kretek II mengaku keberatan dengan rencana pemerintah yang hendak mensterilkan lokasi itu dari pedagang. Mereka menilai lapak dagangan sudah diatur sedemikian rupa sehingga tak lagi mengganggu lalu lintas dan bahu jalan.
"Sudah kami atur lapak dagangan sudah mundur tiga meter jadi tidak masalah," kata Igma Sulasto, Pengurus Paguyuban PKL JJLS Baros, Minggu (26/3/2023).
Menurutnya, persoalan yang disebut muncul akibat kehadiran para PKL sudah diselesaikan. Misalnya saja fenomena sampah, pedagang sudah sepakat untuk membersihkan area dagangan masing-masing setelah selesai berjualan. "Kami juga iuran dan dibantu pemuda setempat membersihkan sampah yang tercecer," ujarnya.
Sementara berkaitan dengan parkir, Sulasto menyebut lapak antarpedagang sudah diberi jarak yang cukup luas untuk parkir kendaraan pengunjung. Pembeli yang merasa cukup lama dilayani bisa memarkirkan sementara kendaraannya di antara lapak pedagang, sehingga tidak mengganggu lalu lintas. "Kalau pembelinya sebentar tidak apa-apa parkir di bahu jalan, kan tidak terlalu menganggu," ucapnya.
BACA JUGA: Diklaim Langgar Aturan, PKL Jembatan Kretek 2 Belum Juga Ditindak
Menurut dia, pedagang akan mengikuti jika nantinya harus direlokasi ke tempat baru. Hanya saja pihaknya meminta agar tempat yang disiapkan harus strategis dan menjamin keberlanjutan omzet pedagang. "Kalau di sini kan cukup ramai, makanya kalau mau dipindah ke lokasi baru maunya tetap ramai pengunjung," katanya.
Total ada sebanyak 150 an pedagang yang beraktivitas di sepanjang Jembatan Kretek II. Mereka sudah mulai berjualan sejak sebelum jembatan itu dibuka. Dengan resmi dibukanya proyek senilai Rp364 miliar itu beberapa waktu lalu membuat kunjungan semakin ramai.
"Kalau kami ya manut saja kalaunmau direlokasi tapi maunya sampai H-7 Lebaran. Kemudian soal rencana relokasi yang di seputaran area Tirtohargo itu ya menurut kami kurang laik karena lokasinya masih berupa sawah," imbuhnya.
Sebelumnya, dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan sejumlah pihak Lurah Tirtohargo Sugiyamta menyebut bahwa dari pendataan yang dilakukan oleh kalurahan terdapat 300 pedagang yang berjualan di area itu, lima di antaranya adalah warga Kalurahan Tirtohargo dan sisanya adalah warga luar Kalurahan Tirtohargo.
Di Kalurahan Tirtohargo ada pilihan untuk lokasi relokasi yang berada 100 meter dari lokasi para pedagang berupa tanah kas desa dengan luas sekitar satu hektare. Tanah ini diusulkan oleh desa untuk dijadikan rest area atau pusat kuliner, sehingga perlu izin dari Bupati Bantul untuk memanfaatan tanah kas desa tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 5.236 UMKM Bantul telah memanfaatkan platform digital untuk berjualan. DKUKMPP Bantul terus mendorong digitalisasi dan literasi usaha.
Pertamina mengungkap harga Pertamax berpotensi tembus Rp20.000 per liter jika harga minyak dunia tak turun ke US$60-US$70.
Banyumas mengusulkan Rp7 miliar untuk memperbaiki lintasan Stadion Satria dengan material tartan demi mendukung pembinaan atlet.
Basarnas mengerahkan helikopter untuk mencari Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa. Sebanyak 103 penumpang telah dievakuasi.
Ryan Garcia menang TKO atas Conor Benn pada ronde kedua di Las Vegas dan mempertahankan sabuk juara dunia kelas welter WBC.
Basarnas mengevakuasi 103 penumpang Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa. Satu orang meninggal dunia dalam proses evakuasi.