Advertisement

Ratusan Difabel di Kulonprogo Bakal Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Rp400 Juta

Andreas Yuda Pramono
Selasa, 28 Maret 2023 - 16:57 WIB
Arief Junianto
Ratusan Difabel di Kulonprogo Bakal Terima Bantuan, Pemkab Siapkan Rp400 Juta Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebanyak 100 orang penyandang disabilitas di Kulonprogo segera menerima bantuan dari Pemkab Kulonprogo sebesar total Rp400 juta.  

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kulonprogo, Yohanes Irianta mengatakan bahwa anggaran ratusan juta rupiah itu bersumber dari APBD Kulonprogo. Nantinya, tersebut akan disalurkan kepada 100 difabel dengan per orangnya mendapat Rp3 juta.

Advertisement

“Kami punya dana insentif daerah untuk para difabel di Kulonprogo. Setiap orang mendapat Rp3 juta. Selain itu ada 10 kelompok difabel yang per kelompoknya mendapat Rp10 juta,” kata Irianta, Selasa (28/3/2023).

Irianta menambahkan insentif tersebut dapat disalurkan apabila per orang mengirim proposal sesuai dengan kebutuhan usahanya. Program tersebut telah dilakukan sejak 2022 dengan jumlah anggaran dan difabel yang sama.

“Misalnya ada yang punya usaha warung kelontong, laundry, atau pijat. Nah, isi proposalnya disesuaikan dengan kebutuhan usahanya, agar insentifnya cair. Biar ada surat pertanggungjawabannya. Proses pengiriman proposal tersebut dilakukan oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK),” katanya.

BACA JUGA: Keren! Mahasiswa Difabel UGM Kembangkan Aplikasi untuk Mudahkan Mobilitas Kalangan Difabel

Dia menjelaskan kebijakan tersebut selalu menyesuikan dengan situasi dan kondisi difabel termasuk usaha yang mereka kembangkan. Dengan demikian Irianta berharapan kebijakan Kementerian Keuangan dan usulan Pemerintah kabupaten dapat bergeser ke hal yang dirasa lebih mendesak dilakukan.

Selain kepada Dinsos, para difabel dapat juga mengajukan proposal kepada Kementerian Sosial melalui balai-balai yang ada di tiap kabupaten. Hanya saja tindak lanjut permohonan tersebut akan lebih lama daripada Dinsos.

“Mereka bisa juga mengajukan ke Kemensos. Tetapi ya cairnya lebih lama. Bisa setahun setelahnya. Kami nanti tetep menjadi perantaranya. Dari Dinsos ke balai yang dikoordinasikan oleh Balai Antasena Magelang,” ucapnya.

Dengan begitu, Dinsos selalu melakukan cek data agar tidak terdapat kegandaan data dalam pemberian bantuan baik dalam bentuk dana insentif oleh Pemkab maupun bentuk lain oleh Kemensos.

Sementara itu, Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Dinsos P3A Kulonprogo, Wahyu Budiarto mengatakan bahwa difabel yang memberikan proposal kepada Kementerian Sosial pada tahun 2023 hanya ada lima orang, selebihnya 100 orang mengirim ke Dinsos. “Per April 2022 untuk jumlah difabel fisik di Kulonprogo itu ada 1.809 orang, sedangkan kalau difabel intelektual ada 1.284 orang,” kata Wahyu dihubungi pada Selasa (28/3/2023).

Wahyu menambahkan jumlah difabel mental mencapai 1.182 orang dan difabel sensorik mencapai 972 orang. Dengan demikian total difabel di Kulonprogo mencapai 5.247 orang. Dari jumlah tersebut Kapanewon Sentolo menempati posisi pertama dengan jumlah penyandang disabilitas terbanyak mencapai 565 orang, sedang Girimulyo menjadi wilayah dengan jumlah difabel paling sedikit mencapai 267 orang. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Sapi Kurban Presiden Jokowi dari Bone Bernama Turbo, Milik Anggota TNI

News
| Sabtu, 15 Juni 2024, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Makan Murah di Jogja: Berburu Street Food di Kotabaru

Wisata
| Minggu, 09 Juni 2024, 20:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement