Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Sejumlah pengurus Parpol tingkat kapanewon di Godean menandatangani deklarasi Pemilu tanpa pelanggaran, di resto Sego Welut Godean, Rabu (24/5/2023)/harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Panitia Pengawasan Pemilu Kecamatan (Panwascam) Godean mengajak partai politik (parpol) dan sejumlah elemen masyarakat mendeklarasikan Pemilu 2024 bersih tanpa pelanggaran, Rabu (24/5/2023).
Ketua Panwascam Godean, Buana Tirta Ariyaksa, menjelaskan deklarasi ini bentuk komitmen bersama agar nanti tidak ada pelanggaran pemilu oleh pihak manapun. “Walau kami lembaga pengawas pemilu, yang kita utamakan adalah pencegahan pelanggaran,” ujarnya.
Diharapkan dengan komitmen bersama ini, semua pihak bisa turut berperan dalam menciptakan pemilu bersih, demokratis dan berintegeritas. “Alhamdulillah mereka [parpol] juga berkomitmen untuk deklarasi ini,” katanya.
BACA JUGA : Alamat Calon Pemilih Tak Valid, Bawaslu Gunungkidul Minta
Ia mencontohkan beberapa pelanggaran yang berpotensi dalam pemilu seperti politik uang, ujaran kebencian dan kampanye di luar waktu yang ditentukan. “Dari pengalaman, mungkin ada politik transaksional, ucapan kebencian, paling banyak APK [Alat Peraga Kampanye] melanggar tempat peruntukan dan di luar masa kampanye,” kata dia.
Panewu Godean, Rohmiyanto, menuturkan walaupun berbeda pilihan, melalui komitmen ini diharapkan masyarakat dapat tetap menjaga kebersamaan dan kondusivitas. Selain dari masyarakat, ia juga berharap nantinya setelah ditetapkan, para caleg juga bisa melakukan hal yang sama.
“Perbedaan pilihan itu keniscayaan, setiap orang pasti punya pilihan. Tapi kami berharap, ini adalah pesta demkrasi, sehingga kita harus laksanakan dengan baik dan tetap menjalankan kebersamaan, khususnya di Kapanewon Godean,” ungkanya.
Deklarasi tersebut terdiri dari tujuh butir pernyataan. Adapun isi deklarasi ini meliputi pertama, masyarakat Godean siap menjaga keutuhan NKRI berdasar Pancasila dan UUD 1945.
Ia siap menjalankan pemilu serentak 2024 di Kapanewon Godean dengan tertib, damai, demokratis dan edukatif dalam rangka mewujudkan kedaulatan pemilu. Ketiga, siap mengawal pemilu serentak 2024 di Kapanewon Godean dengan tetap memegang asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.
BACA JUGA : Pendaftaran Calon Anggota Bawaslu DIY Segera Dibuka
Keempat, siap menyerukan kepada masyarakat Godean untuk tidak melakukan pelanggaran pemilu berupa penyebaran hoaks, ujaran kebencian, politik uang dan politik identitas. Kelima, siap menyerukan kepada masyarakat Godean untuk memanfaatkan berbagai sarana media sosial dengan bijak dan bertanggungjawab.
Keenam, siap mendukung sinergitas dan solidaritas Panwaslu Kecamatan PPK Godean, Pemerintah Kapanewon Godean, Koramil, Polsek, Parpol dan elemen masyarakat demi terciptanya situasi keamanan yang kondusif. Ketujuh, siap tunduk dan patuh terhadap peraturan perundang-undangan pemilu yang berlaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Dua narapidana Lapas Cibinong diperiksa setelah ditemukan Ombudsman di area SAE yang disebut sebagai klaster mewah.
Rektor UIN Sunan Kalijaga Noorhaidi Hasan menyebut empat kemampuan manusia yang menjadi fondasi pendidikan di tengah kecanggihan AI.
ATSI memperkirakan penerapan MNP di Indonesia membutuhkan waktu 3–4 tahun karena tantangan teknis, regulasi, dan biaya.