5 Dosen UPN Jogja Disanksi, Terbukti Lakukan Pelecehan Verbal
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Penyerahan secara simbolis hibah bantuan alsintan kepada kelompok pertanian, perikanan dan peternakan di Sleman, Rabu (24/5/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman memberikan bantuan hibah 265 alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada 200 kelompok pertanian, perikanan dan peternakan di Sleman. Total nilai bantuan yang dihibahkan mencapai Rp2,8 miliar.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman, Suparmono menuturkan bahwa produktivitas dan kesejahteraan petani menjadi salah satu program strategis dari kepala daerah.
Oleh karenaitu penyediaan sarana dan prasarana ini diharapkan dapat mendukung terealisasinya kesejahteraan petani dan peningkatan produktivitas pertanian di Sleman.
Suparmono menilai kualitas dan kuantitas ketersediaan sarana dan prasarana produksi pertanian dan perikanan masih menjadi salah satu aspek yang sampai saat ini perlu ditingkatkan.
"Untuk menjawab kondisi tersebut, dilakukan upaya penyediaan sarana prasarana melalui hibah yang tahap ini diberikan sebanyak 265 unit kepada kelompok tani/gapoktan serta pembudidaya ikan sebanyak 200 kelompok penerima," kata dia, Rabu (24/5/2023).
BACA JUGA: Sensus Pertanian, BPS Latih Warga Menjadi Petugas
Jenis peralatan yang dihibahkan kepada para petani dan peternak terhitung beragam. Di antaranya ada 129 unit alat pemotong rumput, 53 unit pompa air, 23 unit kultivator, 21 unit traktor roda dua hingga 18 unit kincir dan genset.
Tidak hanya itu, setidaknya ada delapan unit power threser, empat unit pencacah pupuk organik, tiga unit penyaring pupuk organik, tiga unit kendaraan roda tiga, dua unit chopper serta mesin pengayak beras dan impulse sealer yang diberikan kepada para petani dan peternak di Sleman. Total nilai bantuan yang dihibahkan mencapai Rp 2,8 miliar.
Secara simbolis bantuan alsintan diberikan oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo kepada para petani dan peternak di Kantor Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman.
Kustini mengatakan bahwa untuk mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani, langkah pendampingan juga dilakukan selain menyediakan sarana dan prasarana bagi petani.
Langkah pendampingan menurut Kustini dapat dilakukan melalui para petugas penyuluh lapangan. Harapannya para penyuluh dapat memotivasi dan melakukan pendampingan pemanfaatan teknologi tepat guna kepada para petani sebagai upaya peningkatan produktivitas pertanian di Sleman.
"Para penyuluh lapangan juga perlu membekali diri dengan peningkatan wawasan dan pengetahuan tentang pertanian yang modern, tanpa meninggalkan pengembangan pertanian yang telah berhasil dalam meningkatkan kesejahteraan para petani."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
KA Prameks Jogja–Kutoarjo tambah jadwal 27 Mei–1 Juni 2026 saat libur Iduladha. Cek jam keberangkatan lengkap dan informasi perjalanan.
BMKG memprakirakan cuaca DIY Iduladha 27 Mei 2026 berawan di semua wilayah dengan suhu 22–31°C dan kelembapan hingga 99 persen.
Jadwal lengkap film TV libur Iduladha 2026 di TRANS TV, ANTV, RCTI, SCTV, dan Trans 7 dari horor hingga aksi Hollywood.
FIFA umumkan hadiah Piala Dunia 2026 tembus Rp11,66 triliun, juara mendapat Rp890 miliar dan semua tim dijamin miliaran rupiah.
Studi JATO Dynamics ungkap mobil hybrid butuh jarak jauh untuk balik modal, dipengaruhi harga BBM dan selisih harga beli.