Advertisement
Gunungkidul Peringati Satu Dasawarsa Geopark Gunungsewu, Ini Rangkaian Kegiatannya
Suasana rapat koordinasi Geopark Nasional di dalam Gua Rancang Kencono, di Bleberan, Playen, Jumat (16/11/2018). - Harian Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Geopark Gunungsewu memasuki usia satu dasawarsa sejak ditetapkan pertama kali di 2013 silam. Untuk peringatan diisi berbagai kegiatan mulai dari seminar ilmiah, pameran UMKM hingga pentas seni.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, bentang alam karst Gunungsewu pertama kali ditetapkan sebagai kawasan geopark oleh Kementerian ESDM pada Mei 2013 lalu. Awalnya, status geopark nasional, namun di 2015 lalu ada peningkatan karena ditetapkan dalam jaringan UNESCO Global Geopark.
Advertisement
“Jadi sekarang Geopark Gunungsewu memasuki usia kesepuluh,” kata Hary kepada wartawan, Rabu (14/6/2023).
BACA JUGA: UNESCO Tetapkan Kaldera Toba Jadi Global Geopark
Menurut dia, penetapan geopark ada tiga tujuan penting meliputi konservasi, edukasi dan pemberdayaan masyarakat. “Tiga misi ini akan terus diperjuangkan. Sebab, selain untuk pelestarian, keberadaan geopark juga bisa memberikan asas manfaat bagi masyarakat sekitar,” katanya.
Hary mengakui ada beberapa rangkaian peringatan satu dasawarsa Geopark Gunungsewu yang diselenggarakan 17 Juni 2023. Rencananya ada pameran UMKM yang memperlihatkan keberadaan potensi daerah.
Selain itu, ada seminar ilmiah yang diselenggarakan dengan melibatkan akademisi hingga peserta dari anggota Geopark Gunungsewu yang berasal dari Gunungkidul, Pacitan dan Wonosari.
Hary mengungkapkan, ada misi penting dalam pelaksanaan seminar ini. Pasalnya, kegiatan juga sebagai upaya membahas hasil pravalidasi terhadap penilaian ulang status sebagai anggota UGG.
“Pematerinya ada ahli geologi dari UPN dan perwakilan dari Badan Otorita Borobudur,” katanya.
Rencananya dalam malam peringatan juga menghadirkan berbagai pentas seni mulai dari tari-tarian, musik keroncong. Adapun puncaknya diselenggarakan even geopark night specta 5 yang dimeriahkan oleh Woro Widiawati, NdarBoy dan Doni Saputro.
“Lokasinya berada di Amphi Theater Embung Nglanggeran di Kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran di Kapanewon Patuk,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kondisi Andrie Yunus Korban Air Keras Belum Membaik, Masih di HCU
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Pengakuan Pedagang Nuthuk Terungkap, Wisata Pantai Depok Terimbas
- Open House, Warga Rela Antre Demi Bersalaman dengan Sultan HB X
- Saluran Limbah Meledak di Teras Malioboro Jogja, Tiga Orang Terluka
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
Advertisement
Advertisement







