Sleman Buka 3 Kawasan Investasi Baru, Peluang Besar!
Sleman buka tiga kawasan investasi baru di Prambanan, Kaliurang, dan Sleman Barat. Peluang besar sektor wisata dan ekonomi kreatif.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebanyak 40 alat laboratorium di UPT Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulonprogo dilakukan kalibrasi. Kalibrasi tersebut penting untuk menjamin keakuratan hasil pengukuran dari pemeriksaan laboratorium yang dilakukan.
Kepala UPT Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Kulonprogo, Tari Astuti mengatakan kalibrasi tersebut dilakukan satu tahun sekali.
“Kalibrasi kami lakukan satu tahun sekali. Itu perlu dilakukan untuk menjamin keakuratan hasil pengukuran dari pemeriksaan laboratorium yang dilakukan,” kata Tari dihubungi pada Senin (26/6/2023).
BACA JUGA : Laboratorium Kalibrasi Perlu Diakreditasi, Ini Manfaatnya
Tari menambahkan alat-alat milik Dinas Kesehatan Kulonprogo dikalibrasi menggunakan alat yang disediakan Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi (BLKK) DIY. Katanya, alat kalibrasi tersebut sudah terakreditasi dan terdaftar dalam daftar balai/ institusi pengujian fasilitas kesehatan yang sudah memiliki izin operasional Kementrian Kesehatan (Kemenkes).
Dia menambahkan hasil pengukuran yang tidak konsisten, akibat tidak dilakukan kalibrasi, maka akan berdampak langsung terhadap kualitas suatu produk.
“Kalibrasi biasanya dilakukan dengan membandingkan suatu standar yang terhubung dengan standar nasional maupun internasional dan bahan-bahan acuan tersertifikasi,” katanya.
Beberapa jenis alat yang milik UPT Laboratorium Kesehatan yang telah dikalibrasi antara lain analytical balance (Gram Balance), centrifuge, gelas ukur, incubator laboratory, labu ukur, medical refrigerator, oven, PH meter, pipet ukur, spectrofotometer, dan waterbath.
“Di UPT Laboratorium Kesehatan melayani pemeriksaan air bersih dan air minum meliputi pemeriksaan mikrobiologi, kimia, dan fisik. Selain itu juga pemeriksaan ulang sediaan darah malaria,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sleman buka tiga kawasan investasi baru di Prambanan, Kaliurang, dan Sleman Barat. Peluang besar sektor wisata dan ekonomi kreatif.
FIFA masih buntu menjual hak siar Piala Dunia 2026 di India dan Tiongkok meski harga sudah diturunkan drastis.
CEO Aprilia memastikan Jorge Martin akan hengkang akhir MotoGP 2026 meski tampil impresif dan bersaing di papan atas klasemen.
Timnas Futsal Indonesia tampil di Copa Del Mundo 2026 Brasil dan akan menghadapi Brasil, Jepang, Prancis, hingga Kazakhstan.
Ramadhan Sananta resmi dilepas DPMM FC. Rumor kepindahan striker Timnas Indonesia ke Persebaya Surabaya mulai menguat.
DP3AP2KB Sleman mendampingi ibu bayi dalam kasus penitipan anak di Pakem dan menyiapkan pembinaan bagi bidan.