Proyek Kereta Gantung Sleman Rp200 Miliar Masih Tunggu Izin Lahan
Proyek kereta gantung Sleman senilai Rp200 miliar masih menunggu persetujuan status lahan sebelum izin pemanfaatan tanah kas desa diproses.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebanyak 40 alat laboratorium di UPT Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulonprogo dilakukan kalibrasi. Kalibrasi tersebut penting untuk menjamin keakuratan hasil pengukuran dari pemeriksaan laboratorium yang dilakukan.
Kepala UPT Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Kulonprogo, Tari Astuti mengatakan kalibrasi tersebut dilakukan satu tahun sekali.
“Kalibrasi kami lakukan satu tahun sekali. Itu perlu dilakukan untuk menjamin keakuratan hasil pengukuran dari pemeriksaan laboratorium yang dilakukan,” kata Tari dihubungi pada Senin (26/6/2023).
BACA JUGA : Laboratorium Kalibrasi Perlu Diakreditasi, Ini Manfaatnya
Tari menambahkan alat-alat milik Dinas Kesehatan Kulonprogo dikalibrasi menggunakan alat yang disediakan Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi (BLKK) DIY. Katanya, alat kalibrasi tersebut sudah terakreditasi dan terdaftar dalam daftar balai/ institusi pengujian fasilitas kesehatan yang sudah memiliki izin operasional Kementrian Kesehatan (Kemenkes).
Dia menambahkan hasil pengukuran yang tidak konsisten, akibat tidak dilakukan kalibrasi, maka akan berdampak langsung terhadap kualitas suatu produk.
“Kalibrasi biasanya dilakukan dengan membandingkan suatu standar yang terhubung dengan standar nasional maupun internasional dan bahan-bahan acuan tersertifikasi,” katanya.
Beberapa jenis alat yang milik UPT Laboratorium Kesehatan yang telah dikalibrasi antara lain analytical balance (Gram Balance), centrifuge, gelas ukur, incubator laboratory, labu ukur, medical refrigerator, oven, PH meter, pipet ukur, spectrofotometer, dan waterbath.
“Di UPT Laboratorium Kesehatan melayani pemeriksaan air bersih dan air minum meliputi pemeriksaan mikrobiologi, kimia, dan fisik. Selain itu juga pemeriksaan ulang sediaan darah malaria,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Proyek kereta gantung Sleman senilai Rp200 miliar masih menunggu persetujuan status lahan sebelum izin pemanfaatan tanah kas desa diproses.
Rasa kantuk setelah makan siang bisa diatasi. Simak tips ahli agar energi tetap stabil sepanjang hari.
Pemadaman listrik di Sukoharjo ganggu industri dan picu macet. Pengusaha mengeluh biaya operasional naik akibat genset.
Paraguay kalahkan Turki 1-0 di Piala Dunia 2026. Gol cepat Galarza jaga peluang lolos meski bermain 10 orang.
Tips aman menghadapi pemadaman listrik di rumah, dari cegah kebakaran hingga lindungi perangkat elektronik.
Pertamina tambah stok Pertalite 10-18% di Jateng DIY jelang libur sekolah untuk antisipasi lonjakan konsumsi BBM.