Advertisement
Jamin Akurasi Pengukuran, 40 Alat Laboratorium Dikalibrasi

Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebanyak 40 alat laboratorium di UPT Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulonprogo dilakukan kalibrasi. Kalibrasi tersebut penting untuk menjamin keakuratan hasil pengukuran dari pemeriksaan laboratorium yang dilakukan.
Kepala UPT Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Kulonprogo, Tari Astuti mengatakan kalibrasi tersebut dilakukan satu tahun sekali.
Advertisement
“Kalibrasi kami lakukan satu tahun sekali. Itu perlu dilakukan untuk menjamin keakuratan hasil pengukuran dari pemeriksaan laboratorium yang dilakukan,” kata Tari dihubungi pada Senin (26/6/2023).
BACA JUGA : Laboratorium Kalibrasi Perlu Diakreditasi, Ini Manfaatnya
Tari menambahkan alat-alat milik Dinas Kesehatan Kulonprogo dikalibrasi menggunakan alat yang disediakan Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi (BLKK) DIY. Katanya, alat kalibrasi tersebut sudah terakreditasi dan terdaftar dalam daftar balai/ institusi pengujian fasilitas kesehatan yang sudah memiliki izin operasional Kementrian Kesehatan (Kemenkes).
Dia menambahkan hasil pengukuran yang tidak konsisten, akibat tidak dilakukan kalibrasi, maka akan berdampak langsung terhadap kualitas suatu produk.
“Kalibrasi biasanya dilakukan dengan membandingkan suatu standar yang terhubung dengan standar nasional maupun internasional dan bahan-bahan acuan tersertifikasi,” katanya.
Beberapa jenis alat yang milik UPT Laboratorium Kesehatan yang telah dikalibrasi antara lain analytical balance (Gram Balance), centrifuge, gelas ukur, incubator laboratory, labu ukur, medical refrigerator, oven, PH meter, pipet ukur, spectrofotometer, dan waterbath.
“Di UPT Laboratorium Kesehatan melayani pemeriksaan air bersih dan air minum meliputi pemeriksaan mikrobiologi, kimia, dan fisik. Selain itu juga pemeriksaan ulang sediaan darah malaria,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Warga Srandakan Bantul Tangkap Pencuri Sepeda Motor
- Polda DIY Catat Titik Arus Balik Tertinggi ada di Tempel
- Lurah di Gunungkidul Wajib Bikin LHKPN ke KPK
- Pakar UGM Nilai Desentralisasi Total Pengelolaan Sampah Tidak Tepat
- Kegiatan Monoton dan Kurang Menarik Jadi Pengganjal Peningkatan Lama Tinggal Wisatawan di DIY
Advertisement
Advertisement