Lumbung Mataraman Kulonprogo Perkuat Ketahanan Pangan Lokal
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Para narasumber memaparkan materi Sosialisasi Beasiswa Pendidikan Menengah di Kalurahan Margomulyo, Seyegan, Selasa (4/7/2023)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
SLEMAN—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menggelar Sosialisasi Beasiswa Pendidikan Menengah di Kalurahan Margomulyo, Seyegan, Selasa (4/7/2023). Puluhan orang tua maupun wali antusias mengikuti sosialisasi ini.
Kepala Seksi SMA Disdikpora Diy, Supartini menjelaskan ada tiga program beasiswa pendidikan menengah yang dapat diakses masyarakat kurang mampu. Ketiga program beasiswa tersebut masing-masing adalah beasiswa Kartu Cerdas, beasiswa Jaminan Kelangsungan Pendidikan (JKP) dan Beasiswa Retrieval.
Dia menjelaskan salah satu syarat utama untuk mengakses beasiswa pendidikan menengah ini yakni terdaftar dalam program pengentasan kemiskinan.
Data usulan sekolah akan dipadankan dengan data dari Dinas Sosial (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). "Kami mengacu pada peraturan saat ini, DTKS itulah data yang diakui pemerintah untuk bisa digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan berbagai program bantuan," ujarnya, Selasa.
Terkait dengan alokasi beasiswa pendidikan menengah tahun ini, kata Supartini, kuotanya mencapai 14.500 siswa dengan nominal anggaran mencapai Rp21,7 miliar.
BACA JUGA: Disdikpora DIY Siapkan Rp21,7 Miliar untuk Beasiswa SMA-SMK
Untuk beasiswa kartu cerdas, para siswa mendapat beasiswa sebesar Rp1,5 juta per tahun. Dana ini digunakan untuk mendukung kebutuhan anak selama sekolah, seperti membeli keperluan sekolah dan sebagainya.
Beasiswa Jaminan Kelangsungan Pendidikan menyasar para alumni SMA/SMK yang masih memiliki tunggakan biaya administrasi di sekolah. “Misalnya mereka belum membayar SPP atau biaya pendidikan sekolah, sampai akhirnya merela lulus. Nominal bantuan pada program ini beragam tergantung tagihan, paling banyak mencapai Rp4 juta,” kata Supartini.
Sementara Beasiswa Retrieval diperuntukkan bagi siswa SMA/SMK yang drop out; lulus SMP/MTs tetapi tidak melanjutkan dengan nominal bantuan sebesar Rp3 juta per anak per tahun. “Alokasi sasaran Beasiswa Retrieval sebanyak 400 anak,” ucap Supartini.
Gandeng Legislatif
Selama ini, imbuh dia, sosialiasi yang dilakukan sesuai kewenangan dari dinas yakni digelar langsung di sekolah. Umumnya sosialisasi di sekolah menargetkan para guru dan kepala sekolah serta pengelola beasiswa.
"Jadi ke sekolah-sekolah semua SMA maupun SMK itu setiap tahun itu kita adakan sosialisasi terkait proses pengusulan beasiswa," ujarnya.
Meski telah disosialisasikan ke sekolah, Supartini menilai masih banyak warga masyarakat yang belum memahami beasiswa yang disediakan pemerintah.
Oleh sebab itu, dengan menggandeng DPRD DIY, sosialisasi perihal program beasiswa pendidikan bisa disosialisasikan langsung kepada orang tua maupun wali murid agar bisa dipahami lebih banyak warga.
"Kebetulan tahun ini kami ada kerja sama dengan Dewan, mudah-mudahan dengan kegiatan ini program kami akan lebih banyak dipahami oleh masyarakat dan masyarakat bisa memanfaatkan program yang sudah disiapkan oleh Pemda DIY terutama utnuk masyarakat yang tidak mampu," tegasnya.
Anggota DPRD DIY, Nurcholis Suharman menuturkan sosialisasi penting untuk menyebarkan informasi program beasiswa pendidikan menengah kepada masyarakat. Dengan begitu, anggaran dan beasiswa yang telah dialokasikan dapat terserap oleh masyarakat yang membutuhkan.
"Itu perlu kami sosialisasikan ke masyarakat. Kenapa kok di Seyegan? Seyegan ini kecamatan termiskin di Sleman sehingga mudah-mudahan ini bisa membantu warga yang miskin utnuk mengakses itu. Sehingga mereka tidak terbebani lagi," ujar dia.
Lurah Margomulyo, Eko Puji Mulyanto menyambut baik atas sosialisasi ini. Menurutnya kegiatan ini dapat memfasilitasi warga Margomulyo untuk mengakses pendidikan menengah. "Warga kami sangat membutuhkan. Minat pendidikan dari orang tua itu sangat besar sementara terkendala biaya.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia ke lima tujuan. Simak jam keberangkatan dan informasi tarif DAMRI dari YIA.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.