Retribusi Pantai Barat Bantul Turun, Kunjungan Depok Khawatir Merosot
Retribusi pantai barat Bantul turun menjadi Rp5.000. Pelaku wisata Pantai Depok khawatir kunjungan wisatawan dan omzet pedagang menurun.
ilustrasi Perda
Harianjogja.com, JOGJA—DPRD Kota Jogja memastikan untuk mengakomodasi hak memperoleh akses pendidikan yang merata bagi masyarakat di wilayahnya. Hal ini termasuk upaya memasukkan pendidikan agama agar bisa diakses oleh para penghayat kepercayaan dalam Raperda Penyelenggaraan Pendidikan yang baru.
Raperda Penyelenggaraan Pendidikan yang merupakan inisiatif Pemkot Jogja ini nantinya akan menggantikan Perda Kota Jogja No. 5/2008 tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan dengan alasan utama menyesuaikan dengan peraturan-peraturan baru di atasnya termasuk UU Cipta Kerja (Omnibus Law).
BACA JUGA : Ketua MLKI: 25 Tahun Reformasi, Jumlah Penghayat
Pembahasan awal sudah dilaksanakan oleh DPRD Jogja bersama jajaran eksklusif berikut tahapan rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan serta melakukan studi banding di Kota Mataram Lombok NTB dengan menghasilkan beberapa daftar inventaris (DIM) dan usulan dari masyarakat.
Anggota Pansus Raperda Penyelenggaraan Pendidikan DPRD Jogja Antonius Fokki Ardiyanto mengusulkan agar penghayat kepercayaan diakomodasi dalam memperoleh pendidikan agama. Hal ini menurutnya selaras dengan Permendikbud No. 27/2016 tentang layanan pendidikan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada satuan pendidikan.
"Oleh karena itu peserta didik aliran kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa harus dan wajib mendapatkan layanan pendidikan," ujarnya Jumat (15/7/2023).
BACA JUGA : Pemerintah Daerah Didorong Maksimalkan Hak Layanan
Dia menyebut, upaya mengakomodasi pendidikan agama pada penghayat kepercayaan ini merupakan hak pengajaran kepada anak didik Aliran Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Sehingg dalam Pasal tentang Raperda penyelenggaraan pendidikan maka penganut aliran kepercayaan telah terpenuhi hak-haknya di bidang pendidikan dasar di Kota Jogja.
"Harapannya Kota Jogja menjadi kota yang semakin inklusif dan toleran serta harmoni dapat terwujud dalam rangka mengimplementasikan Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Retribusi pantai barat Bantul turun menjadi Rp5.000. Pelaku wisata Pantai Depok khawatir kunjungan wisatawan dan omzet pedagang menurun.
Cara cek penerima BPJS Kesehatan gratis atau BPJS PBI secara online lewat HP menggunakan NIK. Simak syarat, langkah pengecekan, dan solusi jika nama tidak terda
Telegram resmi merilis aplikasi native untuk Apple Watch. Pengguna kini bisa membaca dan membalas pesan, memutar video, mengirim pesan suara, hingga berbagi.
AI diperkirakan mengubah dunia kerja secara besar-besaran. Akuntansi, komunikasi, pemasaran, dan desain grafis menjadi jurusan yang dinilai paling rentan terdam
Roblox kembali beroperasi di Rusia setelah memenuhi aturan perlindungan anak. Platform ini menerapkan pembatasan akses berdasarkan usia dan memperkuat pengawasa
Piala Paku Alam 2026 di Yogyakarta menghadirkan 156 kuda terbaik, pesta karnaval, dan penampilan Inul Daratista.