Besok Pilihan Lurah Serentak Digelar di 31 Kalurahan Gunungkidul, Ini Daftarnya
Pemilihan lurah serentak Gunungkidul digelar Sabtu (26/9/2026) di 31 kalurahan yang tersebar di 16 kapanewon. Simak daftar lokasinya.
Proses penyuntikan anti biotik terhadap hewan ternak di Dusun Kropyak, Candirejo, Semanu. Foto diambil Kamis (13/7/2023) ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul mematikan upaya vaksinasi antraks akan menyasar hewan ternak di radius lima kilometer dari temuan kasus di Dusun Jati, Candirejo, Semanu. Total vaksin yang disediakan mencapai 11.107 dosis.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Gunungkidul, Wibawanti Wulandari mengatakan, upaya pencegahan penularan antraks terus dilakukan. Selain melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait dengan bahaya antraks maupun penanggulangannya, juga dilakukan upaya vaksinasi.
BACA JUGA: Soal Penetapan KLB Antraks Gunungkidul, Bupati dan DPRD Beda Pendapat
Vaksinasi akan menyasar hewan-hewan ternak di sekitar lokasi temuan kasus di Dusun Candi. Adapun sasaran vaksin dilaksanakan di radius tiga hingga lima kilometer dari kasus.
“Suntikan vaksin untuk memberikan kekebalan kepada hewan ternak,” kata Wibawanti, Minggu (16/7/2023).
Meski demikian, ia mengakui vaksinasi tak serta merta bisa dilakukan. Hal ini dikarenakan pelaksanaan harus memastikan ternak dalam kondisi sehat. Oleh karenanya sebelum vaksinasi disuntikan, dilakukan penyuntikan anti biotic pada hewan ternak sasaran.
Total hingga sekarang ternak yang sudah disuntik anti biotik sebanyak 570 ekor sapi dan 1.136 ekor kambing. “Terus dilakukan secara simultan dan bertahap. Setelah anti biotik, sekitar dua minggu kemudian baru divaksin,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul, Retno Widiastuti. Menurut dia, untuk stok vaksin tidak ada masalah dikarenakan sudah mendapatkan bantuan sebanyak 11.107 dosis.
“Ini sesuai dengan yang kami harapkan dan jumlahnya mencukupi. Untuk pelaksanaan vaksin dilakukan selang dua minggu setelah penyuntikan anti biotic,” katanya.
Menurut dia, vaksinasi hanya sebagai salah satu cara untuk penanggulangan antraks. Retno mengungkapkan, pencegahan juga butuh partisipasi dari masyarakat. Salah satunya menghentikan kegiatan brandu pada saat ada hewan ternak mati secara mendadak.
“Ya kalau mati mendadak harus segera dikubur dan bukan disembelih untuk konsumsi. Sebab, kalau disembelih malah bisa menjadi media penularan penyakit. Jadi, lebih baik langsung dikubur,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada saat berkunjung ke Gunungkidul, Kamis (13/7/2023) berharap kasus antraks di Gunungkidul segera teratasi dan tidak semakin menyebar. Untuk pencegahan sudah memberikan bantuan vakasinasi baik untuk Kabupaten Gunungkidul, Pemerintah DIY hingga BBVET Wates.
“Jumlahnya Gunungkidul sebanyak 11.017 dosis, Pemerintah DIY sebanyak 12.667 dosis dan BBVET Wates 37.133 dosis. Itu dipergunakan terlebih dahulu, kalau masih kurang, kami siap memberikan tambahan dosis untuk vaksinasi antraks,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemilihan lurah serentak Gunungkidul digelar Sabtu (26/9/2026) di 31 kalurahan yang tersebar di 16 kapanewon. Simak daftar lokasinya.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.