Fakta Janggal Temuan 11 Bayi di Pakem Sleman, KPAI Buka Suara
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Tenggelam - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Seorang anak tenggelam Sungai Progo, Kabupaten Kulonprogo ketika mencari keong bersama empat orang temannya, Senin (31/7/2023) pukul 16.00 WIB. Hingga berita ini ditulis, anak tersebut belum ditemukan.
Anggota Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulonprogo, Joko Santoso, mengatakan anggota SRI wilayah V mendapat laporan dari seorang pemancing di pinggir muara Sungai Progo bahwa terdapat seorang anak yang tenggelam di sungai ketika mencari keong.
“Anggota SRI wilayah lima mendapat laporan dari pemancing kalau ada lima anak yang sedang mencari keong dan satu di antaranya tenggelam,” kata Joko, Senin (31/7/2023).
BACA JUGA: Becak Listrik di Malioboro Terus Dikembangkan, Dishub DIY: Targetnya 400 Unit
Saksi bernama Aji tersebut mengaku sedang memancing ketika satu anak tenggelam di Sungai Progo tepatnya di muara kali. Dia melihat satu anak berinsial GMC, warga Tirtorahayu, Galur, berumur 11 tahun tenggelam.
“GMC terlalu ke tengah [ketika mencari keong] dan salah satu pemancing melihat korban sudah tenggelam,” katanya.
Joko mengaku setelah pihaknya mendapat laporan tersebut maka pencarian langsung menuju lokasi. Setelah melakukan koordinasi mengenai titik tenggelamnya korban, pencarian dilakukan. Sampai dengan pukul 18.15, Joko dan anggota SRI wilayah V masih mencari GMC. “Kami masih mencari [anak tenggelam di Sungai Progo]. Ini masih belum ditemukan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)