Kemarau Panjang hingga November, Dewan Minta Pangan Gunungkidul Dijaga
DPRD Gunungkidul meminta pemkab memperkuat mitigasi dampak kemarau panjang hingga November agar pertanian dan stok pangan tetap aman.
Pengendara motor sedang melintas di dekat banner tentang imbauan tidak melintaas di jalur Jogja-Wonosari selama perbaikan yang terpasang di kawasanTugu Tobong di Kalurahan Logandeng, Playen. Jumat (4/8/2023)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Perbaikan jalan Jogja-Wonosari dimulai bulan ini. Untuk mengurangi risiko kemacetan karena sistem buka tutup, Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul mengimbau agar kendaraan pribadi melintas di jalur alternatif.
Kepala Bidang Lalu Lintas, Dishub Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengatakan, sudah mengetahui rencana perbaikan di jalur utama Jogja-Wonosari. Upaya koordinasi terkait dengan dampak perbaikan juga sudah dilakukan karena proses tersebut berpotensi menimbulkan kemacetan.
“Jalan masih bisa dilalui, tapi dengan sistem buka tutup,” kata Bayu kepada wartawan, Jumat (4/8/2023).
Berdasarkan hasil koordinasi yang telah dilakukan, sudah ada upaya mengantisipasi kemacetan selama perbaikan berlangsung. Salah satunya dengan menyiapkan jalur alternatif sebagai pengurangi.
“Ini bukan melarang melintas di Jalan Jogja-Wonosari, tapi mengimbau untuk melintas melalui jalur lain yang lebih lancar,” katanya.
Bayu menjelaskan, imbauan dikhususkan bagi pengendara kendaraan pribadi. Diharapkan menghindari jalan Jogja-Wonosari dengan memilih jalur alternative di sisi selatan melalui jalur Playen-Dlingo atau Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).
“Untuk alternative di sisi utara masih akan dirapatkan karena jalur utara yang jadi alternatif di Nglanggeran-Sorogedug, Prambanan juga ada perbaikan. Guna kepastian jalur masih akan dirapatkan lagi,” katanya.
Menurut dia, untuk bus pariwisata masih bisa lewat di jalur Jogja-Wonosari. Sedangkan bagi kendaraan bermuatan berat diminta mencari jalur lain saat menuju Gunungkidul.
“Jalu alternatif Playen-Dlingo tidak disarkan karena terlalu ekstrem jalannya. Rute terbaik bisa lewat jalur Sambeng di Kapanewon Ngawen atau Semin. Untuk imbauan juga sudah dipasang spanduk di beberapa titik,” katanya.
Salah seorang pelaju asal Playen, Yuwono sudah mendapatkan informasi berkaitan dengan rencana perbaikan di Jalan Jogja-Wonosari. Hal ini terlihat dari berapa spanduk yang dipasang untuk pemberitahuan agar mencari rute alternative selama perbaikan berlangsung.
Hanya saja, ia mengakui hingga sekarang proses perbaikan belum dijalankan. “Infonya mulai Agustus, tapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan dilakukan. Kondisi jalan sekarang masih lancar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta pemkab memperkuat mitigasi dampak kemarau panjang hingga November agar pertanian dan stok pangan tetap aman.
Cek harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Minggu 23 Agustus 2026, lengkap dengan harga jual dan buyback
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Indonesia cerah berawan pada Minggu, termasuk Jogja. Sejumlah daerah berpotensi hujan dan kabut.
Cek rute dan tarif Trans Jogja 2026, mulai Rp500 untuk pelajar hingga Rp3.500 untuk pembayaran tunai.
Ole Romeny mendapat kartu merah saat Fortuna Sittard kalah 0-2 dari AZ Alkmaar. Justin Hubner tampil membela Fortuna hingga pertandingan berakhir.
Bayern Muenchen mengalahkan Borussia Dortmund 2-1 dan menjadi juara Piala Super Jerman 2026 dalam laga Der Klassiker.