Advertisement
Viral Mahasiswa Diare Massal Gegara Makan Nasi Tak Layak saat Orientasi Kampus, Ini Klarifikasi UII
Ilustrasi mahasiswa. Mahasiswa diare massa saat pengenalan. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah mahasiswa baru dilaporkan diare massal akibat makanan tidak layak yang disediakan vendor saat pelaksanaan Pesona Ta’aruf (PESTA) mahasiswa baru 2023. Pihak kampus memberikan klarifikasi dan penjelasan terkait persoalan yang viral di media sosial tersebut.
Kabar tak sedap saat pengenalan kampus bagi maba UII ramai diperbincangkan di medsos pada Sabtu (12/8/2023). Salah satu akun TikTok yang mengunggah adalah @lawstud_. Pada unggahan awal, akun ini menayangkan video berisi narasi makanan yang disediakan vendor telat datangnya. Video ini dilihat 414.100 kali dan dikomentari lebih dari 600 warganet.
Advertisement
BACA JUGA : Pecahkan Rekor MURI, Mahasiswa Baru Faperta Untidar Bikin Pothil Terpanjang
Lebih mengejutkan akun yang sama kembali mengunggah adanya mahasiswa baru yang diare. Pada kolom-kolom lanjutan video itu disebutkan bahwa panitia divisi kesehatan sampai kehabisan obat dan ada yang tidak bisa masuk.
Menanggapi informasi tersebut Rektorat UII memberikan klarifikasi terkait persoalan tersebut. Sekretaris Eksekutif Rektorat UII Hangga Fathana menjelaskan UII menyesalkan terjadinya keterlambatan pengiriman konsumsi makan siang bagi maba Pesta 2023 di hari pertama Kamis (11/8/2023). Selain itu ditemukannya 20 boks makanan tidak layak di hari kedua Jumat( 11/8/2023) dan hari ketiga Sabtu (12/8/2023).
“Dalam pelaksanaan kegiatan orientasi mahasiswa baru UII Pesona Ta’aruf [PESTA] 2023 yang diikuti oleh sekitar 4.300 mahasiswa baru. Hasil penelusuran fakta sementara, masalah terjadi akibat kelalaian dua vendor penyedia makanan dan kedua vendor tersebut telah mengakui kesalahan yang dilakukan,” kata Hangga, Sabtu (12/8/2023) malam.
Ia menambahkan UII membuka kanal pengaduan melalui https://uii.ac.id/pengaduan untuk mendata dengan rinci dan akurat cacah mahasiswa yang terdampak akibat masalah tersebut. Selain itu UII akan menanggung biaya pengobatan untuk mahasiswa baru yang kesehatannya terdampak akibat masalah ini.
BACA JUGA : Ini Pesan Prabowo untuk Mahasiswa Baru
Tak hanya itu UII akan melanjutkan penelusuran masalah ini dengan membentuk Tim Penelusuran Fakta. Jika ditemukan pelanggaran di lingkungan internal oleh mahasiswa, tenaga kependidikan, atau dosen, UII akan menindak tegas sesuai dengan peraturan disiplin dan kode etik yang berlaku.
“UII mengimbau publik dapat menghentikan spekulasi sebelum terdapat kejelasan atas hasil penelusuran fakta lebih lanjut. UII akan senantiasa menyampaikan perkembangan hasil penelusuran fakta kepada publik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- 157 Ribu Wisatawan Serbu Gunungkidul, PAD Tembus Rp1,9 Miliar
- 31 Perusahaan Diadukan Terkait THR di DIY, Baru 2 yang Sudah Bayar
- Mudik Naik Sepeda, Warga Bantul Tersasar ke Tol Purwomartani
- Sleman Tak Terapkan WFA, Pelayanan Publik Tetap Tatap Muka
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo 25 Maret 2026, Tarif Rp8.000
Advertisement
Advertisement






