Film Istimewa Gelar Special Screening, KOL dan Penonton Saksikan Awal
Film Istimewa, drama keluarga yang terinspirasi dari kisah nyata enam anak penyandang disabilitas, menggelar special screening di Empire XXI Cinema Yogyakarta,
Acara Jagongan Jaga Warga dan penyerahan HT yang dibiayai Dana Keistimewaan (Danais) DIY yang digelar di Nara Kupu Jogja, Dusun Pandanpuro, Kalurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, Rabu (23/8). /Harian Jogja-Jumali.
JOGJA—Keberadaan Jaga Warga harus dimaksimalkan untuk mengurai potensi konflik yang terjadi di tengah masyarakat. Selain itu, Jaga Warga harus terus didorong dan diperkuat dengan melibatkan semua lapisan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum.
Hal ini diungkapkan oleh anggota Komisi D DPRD DIY, Koeswanto dalam acara Jagongan Jaga Warga dan penyerahan handy talky (HT) yang dibiayai menggunakan Dana Keistimewaan (Danais) DIY di Nara Kupu Jogja, Dusun Pandanpuro, Kalurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, Rabu (23/8).
BACA JUGA : Pers Harus Memitigasi Potensi Konflik Pemilu 2024
Dijelaskan Koeswanto, berbagai permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat, terutama gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) lebih mudah diselesaikan sendiri oleh masyarakat. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah memanfaatkan kegiatan ronda sebagai sarana untuk berkoordinasi. Melalui cara tersebut diharapkan dapat meningkatkan sinergi untuk menjaga keamanan warga. Selain itu, ia pun berharap Jaga Warga sekaligus dapat mempererat kerukunan warga di lingkungannya. “Semoga Jaga Warga pun dapat meningkatkan kerukunan warga. Seperti ketika ada warga baru yang hadir, silakan untuk diajak berkoordinasi,” kata dia.
Mengurai Potensi Konflik
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan pihaknya terus mendorong Pemerintah Kalurahan memaksimalkan Jaga Warga dalam mengurai potensi konflik yang ada di masyarakat. Sebab, jika dioptimalkan, Jaga Warga memiliki peran yang sangat strategis. "Karena Jaga Warga berasal dari masyarakat termasuk tokoh masyarakat dan pranata sosial," ujar Danang.
Danang menilai pendekatan yang dilakukan Jaga Warga akan relevan karena keterlibatan masyarakat sekitar dalam keaggotaannya. "Yang menarik, dalam penyelesaian masalah oleh Jaga Warga ini pendekatannya lebih relevan karena Jaga Warga diambil dari masyarakat sehingga lebih unggul dalam mengurai permasalahan di tingkat masyarakat," katanya.
Danang mengungkapkan saat ini di Kabupaten Sleman telah dikukuhkan kurang lebih sebanyak 700 Jaga Warga tingkat pedukuhan. Ia mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap Jaga Warga sangat tinggi. Danang juga berharap Jaga Warga tidak hanya berkaitan dengan keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat saja, tetapi juga berperan dalam hal kesejahteraan dan menjunjung nilai-nilai budaya.
BACA JUGA : Cegah Konflik, Badan Kesbangpol Sleman Gelar Seminar dan Deklarasi Forum Ormas/LSM
Sementara, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY, Noviar Rahmad mengatakan bahwa keberadaan Jaga Warga di DIY khususnya di Kabupaten Sleman telah dirasakan dampaknya. Hal tersebut dapat dilihat dari peran Jaga Warga yang ikut terlibat dalam penanganan pandemi Covid-19, beberapa waktu lalu.
Noviar menjelaskan, saat ini jajarannya tengah fokus untuk maksimalkan peran Jaga Warga di tingkat pedukuhan. Noviar menyebut pada 2024 ditargetkan seluruh pedukuhan yang berada di Kabupaten Sleman sudah terbentuk Jaga Warga.
Noviar juga menjelaskan bahwa Pemda DIY telah menyiapkan bantuan berupa HT sebanyak 10 unit untuk masing-masing anggota Jaga Warga. “Bantuan HT ini diberikan untuk menunjang kinerja dan mempermudah komunikasi antaranggota Jaga Warga di saat kondisi tertentu,” katanya. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Film Istimewa, drama keluarga yang terinspirasi dari kisah nyata enam anak penyandang disabilitas, menggelar special screening di Empire XXI Cinema Yogyakarta,
Kolonel Inf Priyo Handoyo terpilih menjadi Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka. Berikut profil, perjalanan karier, dan rekam jejak perwira TNI AD te
Gunung Anak Krakatau mengalami delapan kali letusan disertai lava pijar. Status aktivitas masih Level III atau Siaga.
BMKG mencatat 1.598 gempa susulan pascagempa magnitudo 7,7 di NTT. Aktivitas seismik masih terus dipantau.
“Remisi harus menjadi pendorong untuk terus memperbaiki diri, membangun kesadaran, serta mempersiapkan kehidupan yang lebih baik,” demikian pesan Menteri
iPhone lipat pertama Apple, iPhone Ultra, dikabarkan hanya akan tersedia di AS pada peluncuran awal September 2026. Pasokan terbatas dan masalah produksi jadi a