Gandeng PGMM Magelang, Alfamart Salurkan 40 Paket Seragam Sekolah
Alfamart bersama PGMM Kabupaten Magelang menyalurkan 40 paket seragam sekolah bagi siswa prasejahtera di tujuh madrasah.Alfamart bersama PGMM Kabupaten Magelang
Acara Jagongan Jaga Warga dan penyerahan HT yang dibiayai Dana Keistimewaan (Danais) DIY yang digelar di Nara Kupu Jogja, Dusun Pandanpuro, Kalurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, Rabu (23/8). /Harian Jogja-Jumali.
JOGJA—Keberadaan Jaga Warga harus dimaksimalkan untuk mengurai potensi konflik yang terjadi di tengah masyarakat. Selain itu, Jaga Warga harus terus didorong dan diperkuat dengan melibatkan semua lapisan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum.
Hal ini diungkapkan oleh anggota Komisi D DPRD DIY, Koeswanto dalam acara Jagongan Jaga Warga dan penyerahan handy talky (HT) yang dibiayai menggunakan Dana Keistimewaan (Danais) DIY di Nara Kupu Jogja, Dusun Pandanpuro, Kalurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, Rabu (23/8).
BACA JUGA : Pers Harus Memitigasi Potensi Konflik Pemilu 2024
Dijelaskan Koeswanto, berbagai permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat, terutama gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) lebih mudah diselesaikan sendiri oleh masyarakat. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah memanfaatkan kegiatan ronda sebagai sarana untuk berkoordinasi. Melalui cara tersebut diharapkan dapat meningkatkan sinergi untuk menjaga keamanan warga. Selain itu, ia pun berharap Jaga Warga sekaligus dapat mempererat kerukunan warga di lingkungannya. “Semoga Jaga Warga pun dapat meningkatkan kerukunan warga. Seperti ketika ada warga baru yang hadir, silakan untuk diajak berkoordinasi,” kata dia.
Mengurai Potensi Konflik
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan pihaknya terus mendorong Pemerintah Kalurahan memaksimalkan Jaga Warga dalam mengurai potensi konflik yang ada di masyarakat. Sebab, jika dioptimalkan, Jaga Warga memiliki peran yang sangat strategis. "Karena Jaga Warga berasal dari masyarakat termasuk tokoh masyarakat dan pranata sosial," ujar Danang.
Danang menilai pendekatan yang dilakukan Jaga Warga akan relevan karena keterlibatan masyarakat sekitar dalam keaggotaannya. "Yang menarik, dalam penyelesaian masalah oleh Jaga Warga ini pendekatannya lebih relevan karena Jaga Warga diambil dari masyarakat sehingga lebih unggul dalam mengurai permasalahan di tingkat masyarakat," katanya.
Danang mengungkapkan saat ini di Kabupaten Sleman telah dikukuhkan kurang lebih sebanyak 700 Jaga Warga tingkat pedukuhan. Ia mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap Jaga Warga sangat tinggi. Danang juga berharap Jaga Warga tidak hanya berkaitan dengan keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat saja, tetapi juga berperan dalam hal kesejahteraan dan menjunjung nilai-nilai budaya.
BACA JUGA : Cegah Konflik, Badan Kesbangpol Sleman Gelar Seminar dan Deklarasi Forum Ormas/LSM
Sementara, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY, Noviar Rahmad mengatakan bahwa keberadaan Jaga Warga di DIY khususnya di Kabupaten Sleman telah dirasakan dampaknya. Hal tersebut dapat dilihat dari peran Jaga Warga yang ikut terlibat dalam penanganan pandemi Covid-19, beberapa waktu lalu.
Noviar menjelaskan, saat ini jajarannya tengah fokus untuk maksimalkan peran Jaga Warga di tingkat pedukuhan. Noviar menyebut pada 2024 ditargetkan seluruh pedukuhan yang berada di Kabupaten Sleman sudah terbentuk Jaga Warga.
Noviar juga menjelaskan bahwa Pemda DIY telah menyiapkan bantuan berupa HT sebanyak 10 unit untuk masing-masing anggota Jaga Warga. “Bantuan HT ini diberikan untuk menunjang kinerja dan mempermudah komunikasi antaranggota Jaga Warga di saat kondisi tertentu,” katanya. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alfamart bersama PGMM Kabupaten Magelang menyalurkan 40 paket seragam sekolah bagi siswa prasejahtera di tujuh madrasah.Alfamart bersama PGMM Kabupaten Magelang
Kompolnas mendukung Polri mengusut tuntas karhutla dan meminta penegakan hukum menyasar individu maupun perusahaan yang bertanggung jawab.
Dispar DIY menyiapkan lima strategi menghadapi low season September-November 2026, mulai dari event hingga paket wisata terpadu.
Polri mengingatkan warga tidak mudah terprovokasi konten lama di media sosial. Cek sumber, waktu, lokasi, dan konteks sebelum percaya.
Menteri PPN Rachmat Pambudy mendorong blockchain digunakan untuk efisiensi, transparansi, dan pembangunan digital Indonesia.
Polres Metro Jakarta Barat mengungkap alasan Revaldo kembali mengonsumsi narkoba setelah tiga kali tersandung kasus serupa.