Tujuh SPPG di Gunungkidul Berhenti Beroperasi, Ini Alasannya
Tujuh SPPG di Gunungkidul berhenti beroperasi akibat IPAL dan anggaran, ribuan siswa belum terjangkau program MBG.
Kantor BPN Gunungkidul - Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kantor Pertanahan Gunungkidul mengembangkan layanan pemetaan lewat aplikasi Plotting Validasi Online Gunungkidul (Plotting Sigundul). Adanya layanan ini maka masyarakat bisa mengecek status kepemilikan tanah secara online.
JF Survey Pemetaan Muda, Kantor Pertanahan Gunungkidul, Trigus Eko mengatakan, Plotting Sigundung merupakan inovasi layanan yang dikembangkan dengan memanfaatkan aplikasi WA. Plotting merupakan kegiatan pemetaan dan keaslian sertifikat tanah dengan teknologi GPS.
Adapun tujuannya guna mengetahui posisi lahan atau bidang tanah didalam database peta pendaftaran dn Badan Pertanahan Nasional (BPN). Menurut dia, sebelum adanya layanan secara online, pemohon harus mendatangi kantor pertanahan Gunungkidul.
Namun dengan adanya Plotting Gunungkidul, maka akses lebih mudah karena bisa memproses melalui nomor WA 081390016005. Pemohon tinggal mengupload sertifikat kepemilikan tanah serta share lokasi bidang tanah yang ada ke nomor WA telah tersedia. “Sudah ada operator yang akan memandu layanan secara online ini,” kata Trigus kepada wartawan, Rabu (30/8/2023).
Dia menjelaskan, layanan ini memiliki banyak manfaat. Bagi pemohon, menurut Trigus, akan mengetahui status tanahnya apakah bersengketa, tumpang tindih kepemilikan, atau bersinggungan dengan pemilik di sampingnya atau tidak.
Selain itu, BPN juga menerima manfaatkanya karena menambah basis data yang dimiliki. “Prinsip kepemilikan tanah harus clear and clean. Jadi, statusnya bisa terlihat dengan layanan plotting secara online ini,” katanya.
BACA JUGA: Besok, Kejati DIY Periksa Lima Notaris Terkait Kasus Mafia Tanah Kas Desa
Ia menambahkan, dengan layanan online maka proses juga semakin cepat. Adapun hasilnya juga bisa diketahui lebih cepat serta ada salinan dalam bentuk digital.
“Kalau dari pengajuan tidak ada masalah maka bisa dilakukan proses selanjutnya. Misal, balik nama sertifikat atau proses jual beli tanah. Tapi, kalau ada masalah maka harus diselesaikan terlebih dahulu dengan pihak-pihak yang bersangkutan,” katanya.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Kantor Pertanahan Gunungkidul, Asok Wicaksana menambahkan, layanan plotting Sigundul sesuai dengan Peraturan Menteri ATR/BPN No.16/2021. Diharapkan setiap kantor dapat memberikan layanan yang mudah, cepat dan gratis. “Sudah dibuka sejak 2022 lalu. Hingga sekarang sudah ada sekitar 9.000-an pemohon yang mengakses layanan ini,” katanya.
Ia berharap kepada masyarakat bisa memanfaatkan layanan ini, khususnya menyangkut status kepemilikan tanah yang dimiliki. “Caranya mudah dan bisa dilakukan di mana saja,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh SPPG di Gunungkidul berhenti beroperasi akibat IPAL dan anggaran, ribuan siswa belum terjangkau program MBG.
Jelang periode libur sekolah, Pertamina Patra Niaga regional Jawa Bagian Tengah menambah stok Pertalite berkisar 10-18% di seluruh SPBU di Jateng DIY.
Pakar UGM menilai reformasi subsidi energi berbasis individu penting, namun berisiko menekan daya beli dan memicu inflasi.
BRI Yogyakarta salurkan KUR Rp10,3 triliun hingga Mei 2026 untuk dorong UMKM lebih produktif dan naik kelas.
Sensus Ekonomi 2026 di Bantul mulai digelar, hampir 500 ribu warga dan pelaku usaha didata untuk kebijakan tepat sasaran.
Sebanyak 4.263 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan unjuk rasa di 5 titik Jakarta Pusat, Jumat 19 Juni 2026.