Satpol PP Sleman Gandeng Kamling Perkuat Deteksi Dini Gangguan Trantib
Satpol PP Sleman menggelar 179 pembinaan kamling di 14 kapanewon selama Semester I 2026 untuk memperkuat deteksi dini gangguan ketertiban dan keamanan lingkunga
Lahan pekarangan seluas 2.000 meter persegi di Giripeni, Wates, Kulonprogo terbakar pada Kamis (7/9/2023). /Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO—Lahan pekarangan seluas 2.000 meter persegi di Kalurahan Giripeni, Wates, Kulonprogo terbakar pada Kamis (7/9/2023). Api cepat menyebar karena terdapat banyak daun jati kering membuat warga sekitar khawatir.
Lurah Giripeni, Iswanto Adi Saputro, mengatakan kebakaran tersebut dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah oleh warga.
“Jadi ada warga yang membakar sampah. Di sana banyak daun jati kering. Bertepatan juga musim kemarau kan jadi cepat membesar apinya,” kata Adi dihubungi, Kamis (7/9/2023).
BACA JUGA : Kebakaran Hutan dan Lahan Dipadamkan, Akses Wisata Gunung Bromo Dibuka Lagi
Adi menambahkan dirinya sempat khawatir karena api membesar. Padahal di sampai pekarangan tersebut ada perumahan warga dan rusun Giripeni. Jelasnya, kebakaran api mulai meluas sekitar pukul 13.30 WIB. Dari total luas lahan pekarangan 5.000 meter persegi, 2.000 meter persegi terbakar habis. Setelah pihaknya memberi kabar ke BPBD, pemadam kebakaran datang bersama bantuan lain.
“Tadi itu ada dua pemadam kebakaran dan satu tangki PMI serta satu tangki Tagana. Beberapa relawan juga ikut seperti dari TNI,” katanya.
Warga pembakar sampah yang juga pemilik lahan merupakan lansia. Atas peristiwa tersebut, Adi memberi imbauan kepada warga agar berhati-hati atau tidak membakar sampah. “Alhamdulilah bisa dipadamkan. Proses pemadamam butuh sekitar satu jam,” ucapnya.
BACA JUGA : Dua Kebakaran Terjadi di Bantul dalam Satu Hari
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kulonprogo, Budi Prastawa, membenarkan kebakaran terjadi akibat warga yang membakar sampah.
“Benar ada kebakaran tadi. Jadi ada warga bakar sampah lalu apinya merembet ke semak-semak,” kata Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Sleman menggelar 179 pembinaan kamling di 14 kapanewon selama Semester I 2026 untuk memperkuat deteksi dini gangguan ketertiban dan keamanan lingkunga
Indonesia mengirim 11 wakil ke Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026 di New Delhi. Jonatan Christie, Putri KW, dan Fajar/Fikri jadi andalan.
Google akan menghentikan Google Assistant pada 4 September 2026 dan menggantinya dengan Gemini sebagai asisten utama di Android.
Bantul menetapkan Sriharjo dan Guwosari sebagai Kalurahan Mandiri Budaya serta 12 kalurahan sebagai Rintisan Budaya untuk memperkuat pelestarian budaya lokal.
Irish Bella mengumumkan kehamilan anak pertamanya dengan Haldy Sabri melalui unggahan foto USG di media sosial.
RSA UGM memeriksa perawat berinisial DPA melalui Tim Etik dan Hukum setelah diduga melontarkan komentar tidak berempati terhadap pasien BPJS di media sosial.