Faskes Gunungkidul Masih Kekurangan Dokter Spesialis
Dinkes Gunungkidul mengakui jumlah dokter spesialis masih kurang. Dari 11 lowongan CPNS, hanya satu formasi yang terisi.
Kondisi pembangunan jembatan di jalur alternatif Gunungkidul-Sleman di Dusun Bobung, Kalurahan Putat, Kapanewon Patuk. Foto diambil Sabtu (9/9/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pembangunan jalur alternatif Gunungkidul-Sleman diklaim berjalan lancar dan dapat rampung sesuai target di akhir 2023. Saat ini, pengerjaan fokus pada pembangunan dua jembatan sepanjang 2,85 kilometer.
Salah seorang warga Bobung, Kapanewon Patuk, Darmanto mengatakan jalur alternatif Gunungkidul-Sleman di wilayah Patuk memang belum selesai. Hingga sekarang pembangunan masih berlangsung untuk menghubungkan ruas dari Bobung di Kalurahan Putat dengan Kedungkandang di Kalurahan Nglanggeran.
Menurut dia, proses berjalan dengan baik. Meski belum tersambung, namun dari sisi jalur sudah terlihat karena sudah ada yang diaspal. “Memang belum tersambung karena ada dua jembatan yang harus dibangun dan sekarang terus dikebut pengerjaannya,” kata Darmanto kepada Harianjogja.com, Minggu (10/9/2023).
Dia berharap proses pembangunan bisa terselesaikan sehingga bisa dilalui masyarakat. Diharapkan pula dengan akses ini membuat kawasan sekitar bisa lebih ramai sehingga dapat memberikan dampak positif bagi warga sekitar.
BACA JUGA: Jalur Alternatif Gunungkidul-Sleman Bakal Bertambah Lagi, Ini Lokasi Barunya
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY, Kwaryantini Ampeyanti Putri mengatakan pembangunan jalur alternatif Gunungkidul-Sleman berjalan sesuai rencana. Hingga sekarang sedang proses penyelesaian untuk pembangunan ruas di Gunungkidul.
Selain itu, mulai tahun ini ada pembangunan di ruas Sleman yang dilaksanakan oleh tim dari Satker Pelaksana Jalan Nasional sepanjang 1,25 kilometer. “Khusus Gunungkidul pembangunan ditarget selesai akhir 2023. Sedangkan untuk Sleman baru mulai pengerjaan di tahun ini,” katanya.
Dia menjelaskan, untuk jalur alternatif di ruas Ngalang-Tawang di Gunungkidul memiliki panjang sekitar sembilan kilometer. Adapun ruas terbagi menjadi lima segmen dan hingga sekarang sudah terselesaikan di segmen satu, dua dan lima. “Untuk segmen dua dan tiga memiliki panjang 2,85 kilometer dan sekarang masih dikerjakan,” katanya.
Menurutnya proses pembangunan berjalan dengan bagus sehingga bisa selesai di akhir tahun. Dari sisi pengerjaan ruas jalan sudah dibangun tinggal menyelesaikan dengan pengaspalan. “Fokus saat ini mengerjakan penyelesaian pembanguann jembatan di Bobung dan Kedungkandang. Kalau sudah tersambung, maka pengerjaan akan kelar semuanya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Gunungkidul mengakui jumlah dokter spesialis masih kurang. Dari 11 lowongan CPNS, hanya satu formasi yang terisi.
Jadwal atlet Indonesia di Asian Games 2026, Jumat 25 September. Ada Emilia Nova, Natasya Beteyob, tenis meja, renang, sepak takraw dan balap sepeda.
Macklemore mengumumkan tur Free Palestine setelah dikeluarkan dari sisa tur Ed Sheeran. Simak jadwal Dublin, Paris, dan London.
Marc Marquez mengakui Pedro Acosta bisa mengalahkannya saat menjadi rekan setim di Ducati pada MotoGP 2027. Acosta baru menang di Austria.
Studi 2025 mengungkap perbedaan jumlah kata yang diucapkan perempuan dan laki-laki ternyata dipengaruhi usia. Simak hasil penelitiannya.
AI kini bekerja di balik berbagai fitur smartphone dan laptop, mulai dari pencarian, terjemahan, edit foto, penulisan hingga memahami konteks layar.