Skema Droping Air di Gunungkidul Berubah, Kapanewon Jadi Prioritas
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Nelayan di Pantai Sedahan sedang mengevakuasi korban terseret arus pada Minggu (17/9/2023) pagi. Ist/sar
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Rizky Rama Dhanu,18, asal Kecamatan Bendosari, Sukoharjo terseret ombak di Pantai Sedahan, Jepitu, Girisubo, Minggu (17/9/2023) sekitar pukul 09.00 WIB. Beruntungnya korban dapat diselamatkan menggunakan pelampung oleh nelayan setempat.
Peristiwa kecelakaan laut ini bermula saat korban bermain bersama-sama temannya di Pantai Sedahan sekitar pukul 07.00 WIB. Adapun kondisi gelombang berpotensi ada kenaikan, namun tidak dihiraukan oleh Rizky.
Berulang kali teman-teman korban mengingatkan agar tidak main ke Tengah. Namun, imbauan tidak dihiraukan sehingga saat ada ombak besar, tubuh korban ikut terseret ke palung di Tengah.
Teman korban akhirnya meminta bantuan ke warga setempat. Korban pun bisa meraih pelampung yang dilemparkan untuk penyelamatan. Selanjutnya, korban dievakuasi menggunakan perahu milik nelayaan.
BACA JUGA: Wisatawan Asal Jambi Tergulung Ombak di Pantai Gunungkidul
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 1 di Pantai Sadeng, Sunu Handoko mengatakan, peristiwa laka laut ini harus menjadi Pelajaran bersama. Kepada para pengunjung ia meminta terus berhati-hati dan tidak bermain di area berbahaya.
“Ada laka laut di Pantai Sedahan, yakni pelajar asal Sukoharjo, Jawa Tengah. Beruntung dapat diselamatkan oleh nelayan sekitar,” kata Sunu kepada wartawan, Minggu siang.
Meski selamat, ia mengakui kondisi korban sempat lemas. Oleh tim penyelemat, korban juga sempat dilarikan ke klinik Kesehatan di Kalurahan Jepitu, guna mendapatkan perawatan.
“Kami bersyukur kondisinya telah membaik dan sudah dibawa pulang oleh teman-temannya,” kata Sunu.
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Surisdiyanto mengatakan, untuk kondisi di Kawasan Pantai relative landau. Pasalnya, kenaikan gelombang hanya terjadi pada Sabtu (16/9/2023), sedangkan kondisi Minggu sudah berangsur-angsur normal.
“hingga pukul 12.30 WIB, kondisi di wilayah dua aman dan terkendali,” katanya.
Meski demikian, ia berharap kepada para pengunjung untuk terus berhati-hati dan tidak bermain di area berbahaya. “Kami sudah siagakan seluruh personel dan terus memperingatkan seluruh wisatawan agar tidak bermain di area yang berbahaya,” kata Suris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Emas Antam tembus Rp2,887 juta per gram, UBS Rp2,845 juta, dan Galeri24 Rp2,782 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Global Sumud Flotilla menyebut seluruh kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza dicegat pasukan Zionis Israel di perairan internasional.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.