Krisis Air Bersih Melanda 17 Kapanewon Gunungkidul, 5.100 Tangki Disiapkan
Gunungkidul mendapat tambahan anggaran untuk 5.100 tangki air bersih. Bantuan disalurkan hingga November karena krisis air masih terjadi.
Nelayan di Pantai Sedahan sedang mengevakuasi korban terseret arus pada Minggu (17/9/2023) pagi. Ist/sar
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Rizky Rama Dhanu,18, asal Kecamatan Bendosari, Sukoharjo terseret ombak di Pantai Sedahan, Jepitu, Girisubo, Minggu (17/9/2023) sekitar pukul 09.00 WIB. Beruntungnya korban dapat diselamatkan menggunakan pelampung oleh nelayan setempat.
Peristiwa kecelakaan laut ini bermula saat korban bermain bersama-sama temannya di Pantai Sedahan sekitar pukul 07.00 WIB. Adapun kondisi gelombang berpotensi ada kenaikan, namun tidak dihiraukan oleh Rizky.
Berulang kali teman-teman korban mengingatkan agar tidak main ke Tengah. Namun, imbauan tidak dihiraukan sehingga saat ada ombak besar, tubuh korban ikut terseret ke palung di Tengah.
Teman korban akhirnya meminta bantuan ke warga setempat. Korban pun bisa meraih pelampung yang dilemparkan untuk penyelamatan. Selanjutnya, korban dievakuasi menggunakan perahu milik nelayaan.
BACA JUGA: Wisatawan Asal Jambi Tergulung Ombak di Pantai Gunungkidul
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 1 di Pantai Sadeng, Sunu Handoko mengatakan, peristiwa laka laut ini harus menjadi Pelajaran bersama. Kepada para pengunjung ia meminta terus berhati-hati dan tidak bermain di area berbahaya.
“Ada laka laut di Pantai Sedahan, yakni pelajar asal Sukoharjo, Jawa Tengah. Beruntung dapat diselamatkan oleh nelayan sekitar,” kata Sunu kepada wartawan, Minggu siang.
Meski selamat, ia mengakui kondisi korban sempat lemas. Oleh tim penyelemat, korban juga sempat dilarikan ke klinik Kesehatan di Kalurahan Jepitu, guna mendapatkan perawatan.
“Kami bersyukur kondisinya telah membaik dan sudah dibawa pulang oleh teman-temannya,” kata Sunu.
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Surisdiyanto mengatakan, untuk kondisi di Kawasan Pantai relative landau. Pasalnya, kenaikan gelombang hanya terjadi pada Sabtu (16/9/2023), sedangkan kondisi Minggu sudah berangsur-angsur normal.
“hingga pukul 12.30 WIB, kondisi di wilayah dua aman dan terkendali,” katanya.
Meski demikian, ia berharap kepada para pengunjung untuk terus berhati-hati dan tidak bermain di area berbahaya. “Kami sudah siagakan seluruh personel dan terus memperingatkan seluruh wisatawan agar tidak bermain di area yang berbahaya,” kata Suris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul mendapat tambahan anggaran untuk 5.100 tangki air bersih. Bantuan disalurkan hingga November karena krisis air masih terjadi.
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dijadwalkan tiba di Jakarta 18 September 2026 dan disiapkan mendukung penanganan karhutla.
DLH Kulonprogo mendorong pengelola SPPG menguji limbah dapur MBG di laboratorium setelah muncul keluhan warga soal pencemaran.
Harga rumah di Jogja makin sulit dijangkau. REI DIY menyoroti kenaikan harga tanah dan material bangunan yang mencapai sekitar 25%.
Suahasil Nazara resmi menjadi Menkeu menggantikan Purbaya. Keberlanjutan pembiayaan Kopdes menghadapi jatuh tempo Rp40 triliun.
Sebanyak 189.473 warga Sleman menerima MBG hingga 16 September 2026. Belum ada sekolah yang dicoret dari daftar penerima.