Satoria Hotel Yogyakarta Rayakan 9 Tahun Perjalanan dengan Semangat Together We 9row
Satoria Hotel Yogyakarta merayakan ulang tahun ke-9 dengan tema “Together We 9row” melalui berbagai kegiatan kesehatan, sosial, lingkungan, dan pengembangan dir
Suasana Diskusi interaktif dan peluncuran Program Ekosistem Kemitraan Vokasi-Dudi-Pemda di TILC UGM, Rabu (20/9/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Sekolah Vokasi UGM bersama sejumlah stakeholder menggelar agenda Diskusi interaktif dan peluncuran program Ekosistem Kemitraan Vokasi-Dudi-Pemda. Diskusi ini diharapkan dapat merumuskan sinergi antarelemen vokasional yang ada.
"Pada hari ini kami mengumpulkan stakeholder seluruh entitas pendidikan vokasi yang ada di DIY," kata Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Wiryanta di TILC UGM, Rabu (20/9/2023).
Diskusi ini, kata Wiryanta, merupakan tindak lanjut dari Perpres No.68/2022 tentang Revitalisasi Pendidikan dan Pelatihan Vokasi. Salah satu aspeknya, lanjut Wiryanta, adalah kerja sama vokasional yang akan terbentuk jika ekosistem kerja samanya terbentuk lebih dulu. "Ekosistem ini adalah sebuah situasi atau sebuah kondisi yang kondusif kami untuk saling bekerja sama," ujarnya.
Sekat-sekat antarinstansi maupun lembaga, menurut Wiryanta harus dihilangkan. Berbagai elemen di bidang vokasi harusnya bisa menembus sekat yang ada untuk berkolaborasi. "Sekat-sekat di antara kami. Sekat-sekat di antarpendidikan tinggi vokasi [PTV], sekat-sekat PTV dengan industri, sekat-sekat PTV dengan pemerintah, maupun PTV dengan pengguna PTV itu bisa mulai dihilangkan," lanjutnya.
BACA JUGA: Kemendikbud Gandeng Kampus Vokasi Perkuat Ekosistem Kemitraan dan Inovasi Berbasis Potensi Daerah
Tujuannya, untuk menciptakan iklim yang harmonis dari berbagai elemen vokasional. Sehingga antar pihak bisa saling memberdayakan.
Plt. Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dam Dunia Industri, Kemendikbud Ristek, Uuf Brajawidagda menerangkan latar belakang program ini tak terlepas dari belum sinerginya berbagai elemen vokasional untuk berkolaborasi. "Program ini latar belakangnya sangat klise, bahwa selama ini hidup sendiri-sendiri intinya," terangnya.
Transformasi merdeka belajar yang digagas kementerian ingin membuka sekat-sekat itu. "Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi industri untuk masuk," ungkapnya.
"Tetapi menawarkan seperti itu belum tentu dipahami juga dengan baik. Mungkin harus ada tahapan-tahapan yang harus dijalani," lanjutnya.
Uuf juga terus mendorong SDM di sekolah untuk keluar. Standar pendidikan juga diubah untuk menyesuaikan program merdeka belajar. "Intinya kami pengin selaras," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satoria Hotel Yogyakarta merayakan ulang tahun ke-9 dengan tema “Together We 9row” melalui berbagai kegiatan kesehatan, sosial, lingkungan, dan pengembangan dir
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Bank Mandiri membayarkan dividen interim Rp6,16 triliun bertepatan HUT ke-28. Total dividen sepanjang kalender 2026 mencapai Rp50,63 triliun.