Dana Terbatas, Perbaikan Jalan Kawasan Industri Semin Tahun Ini Hanya 230 Meter
Perbaikan jalan rusak di KPI Candirejo, Semin, Gunungkidul, tahun ini hanya 230 meter dengan anggaran Rp974,6 juta.
Supriyadi menunjukkan tanaman stroberi di Kampung Stroberi./Harian Jogja/Lajeng Padmaratri
Harian Jogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pertanian dan Pangan menilai mahalnya harga beras bisa menjadi momentum untuk pengembangan bahan pangan nonberas di masyarakat. Termasuk dengan mulai menanam tanaman pangan di halaman rumah masing-masing.
Baca Juga: Beras Mahal Jadi Momentum untuk Perkuat Keanekaragaman Pangan di Gunungkidul
Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Rismiyadi, keanekaragaman bahan pangan akan memberikan banyak manfaat. Selain untuk mengurangi bahan pangan beras, juga memperkuat ketahanan di tengah adanya isu krisis pangan secara global.
“Makanya harus diperkuat dan semakin bervariasi bahan pangan yang dimiliki, maka akan semakin baik,” katanya, Senin (25/9/2023).
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono. Menurut dia, penguatan ketahanan pangan menjadi isu nasional yang harus dijalankan. Untuk prosesnya bahan pangan yang dikembangkan juga lebih variatif sehingga tidak terus bergantung pada komoditas beras.
Raharjo mengungkapkan untuk penguatan ketahanan pangan tidak harus dilakukan di ladang maupun sawah. Pasalnya, program ini juga dikembangkan di area lingkungan rumah.
“Pemanfaatan lahan di sekitaran rumah bisa dioptimalkan,” katanya.
Baca Juga: Tak Perlu Panic Buying, Stok Beras tetap Tersedia
Ia mengaku dengan memanfaatkan perkarangan di sekitar rumah, maka lokasinya bisa tetap produktif. Di sisi lain, juga dapat untuk menambah penghasilan.
“Tentunya yang utama untuk memperkuat ketahanan pangan, tapi kalau hasilnya banyak bisa dijual sehingga mendapatkan penghasilan yang lebih,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perbaikan jalan rusak di KPI Candirejo, Semin, Gunungkidul, tahun ini hanya 230 meter dengan anggaran Rp974,6 juta.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 24 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak waktu keberangkatan dan kedatangannya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 24 Oktober 2026 dari Palur tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 24 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Pemda DIY berencana membuka Konsulat Kehormatan Meksiko di Royal Ambarrukmo untuk memperkuat kerja sama pendidikan, seni, dan budaya.
Dua tahun Prabowo-Gibran, pariwisata Indonesia makin merata. Kunjungan wisatawan tumbuh di Danau Toba, Manado-Likupang, dan desa wisata.