Pilur Serentak Gunungkidul, 91 Calon Bertarung di 31 Kalurahan
Sebanyak 91 calon mengikuti Pilur serentak Gunungkidul di 31 kalurahan. Sebanyak 23 calon merupakan lurah petahana.
Dua orang petani di Kalurahan Jerukwudel, Girisubo sedang mengolah lahan untuk persiapan tanam di awal musim hujan. Kamis (28/9/2023)./ Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sejumlah petani di Kalurahan Jerukwudel, Girisubo mulai mengolah lahan untuk persiapan musim tanam di awal musim penghujan. Pengolahan lahan dilakukan agar tanah lebih subur sehingga hasil panen dapat dioptimalkan.
Salah seorang petani di Kalurahan Jerukwudel, Widodo mengatakan, sekarang masih musim kemarau, namun sudah mulai mempersiapkan lahan untuk persiapan musim tanam pertama. Persiapan dilakukan dengan mencangkul tanah supaya gembur dan lebih subur.
“Memang belum musim hujan, tapi tidak salah dipersiapkan mulai dari sekarang. Jadi, saat hujan turun lahan tinggal ditanami,” katanya, Kamis (28/9/2023).
Widodo mengungkapkan, persiapan tidak hanya dengan menggemburkan lahan. Namun juga ada proses pemberian pupuk dasar yang berasal dari kotoran ternak.
Rencanannya pemupukan dilakukan setelah mencangkul lahan selesai. Setelah itu, lahan dibiarkan hingga musim hujan tiba dan baru ditanami. “Tujuan persiapan agar tanah lebih subur sehingga hasilnya bisa lebih dioptimalkan,” katanya.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono mengatakan, musim hujan diperkirakan masih dua bulan lagi. Meski masih di masa kemarau, namun para petani diimbau untuk segera mempersiapkan lahan.
“Sudah kami buat edaran agar para petani mulai mempersiapkan lahan untuk musim tanam di awal penghujan,” katanya.
BACA JUGA: Beras Mahal? Saatnya Tanam Keanekagaraman Pangan dari Pekarangan Rumah
Proses persiapan dapat dilakukan dengan mengolah lahan dimulai dengan membersihkan, kemudian mengolah dengan cara mengemburkan tanah sehingga bisa lebih subur. “Pengolahan sebagai upaya agar panen yang dihasilkan lebih optimal,” kata Raharjo.
Meski demikian, hingga sekarang, belum semua lahan digarap untuk persiapan penanaman. “Masih ada waktu sebelum musim hujan. Jadi, baiknya segera dipersiapkan mulai dari sekarang sehingga saat hujan tiba tinggal proses penanaman,” kata mantan Kepala Bidang Tanaman Pangan ini.
Selain membuat edaran berkaitan dengan pengolahan lahan untuk persiapan musim tanam di awal penghujan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul juga telah menyalurkan bantuan benih unggul. Salah satu lokasi yang dibantu para petani di Kalurahan Songbanyu, Girisubo.
Bantuan langsung diberikan oleh Bupati Gunungkidul kepada tujuh kelompok tani. Total ada 5,5 ton benih padi jenis segreng handayani dengan sasaran tanam seluas 370 hektare.
“Segreng handayani sangat cocok untuk wilayah selatan. Selain umurnya lebih pendek, kebutuhan air juga lebih sedikit sehingga pas dengan kondisi di wilayah Girisubo,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 91 calon mengikuti Pilur serentak Gunungkidul di 31 kalurahan. Sebanyak 23 calon merupakan lurah petahana.
Wacana pendidikan gratis Prabowo hingga PTN membutuhkan anggaran dan skema jelas, termasuk untuk PTS serta daerah 3T.
YouTube memperketat rekomendasi untuk remaja guna mengurangi paparan berulang konten standar tubuh dan penampilan tertentu.
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Ditjenpas memeriksa Ferdy Sambo dan 54 warga binaan lain usai temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Cibinong.
Harga bahan bakar pesawat melonjak, AirAsia menaikkan tarif tiket baru 20%-25% atau lebih. Ini alasan tiket lama tak bisa dinaikkan.