KNMP Poncosari Punya Cold Storage, Didorong Jadi Pusat Nelayan di Bantul
KNMP Poncosari Bantul didorong menjadi pusat kegiatan nelayan dan pengembangan hasil perikanan dengan fasilitas cold storage dan pabrik es.
Petugas memberikan tumpukan sampah yang menggunung di kawasan Kotabaru, Selasa (10/10/2023). (IST)
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengingatkan pemerintah kabupaten/kota untuk terus mengoptimalkan pengelolaan sampah di wilayahnya masing-masing lewat program desentralisasi sampah. Pernyataan Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini buntut dari viralnya tumpukan sampah di kawasan Kotabaru yang meluber sampai ke bahu jalan.
Baca Juga: Banyak Sampah di Pinggir Jalan Kota Jogja, DLH: Tak Semuanya Bisa Terangkut
Fenomena tumpukan sampah di jalanan dan depo sampah di Kota Jogja itu muncul kembali setelah sebelumnya sempat beres. Upaya pembersihan sudah dilakukan oleh jajaran petugas terkait sejak Senin sampai dengan Selasa ini. Diperkirakan tumpukan sampah yang menggunung itu mencapai 60 ton dan butuh waktu untuk membersihkannya.
Pada Senin lalu Pemda DIY bersama Pemkot Jogja sudah melakukan pertemuan guna membahas persoalan penanganan sampah di wilayahnya. Fenomena sampah di Kotabaru turut menjadi bahan diskusi. Pemerintah Kabupaten/Kota pun diminta untuk cepat melakukan penanggulangan sampah agar tidak terjadi penumpukan dan masalah baru lagi ke depannya.
"Sewaktu koordinasi kemarin, kami mencoba melihat yang Kotabaru juga. Saya minta dan ingatkan untuk kebersihan itu bisa diangkut," kata Sultan, Selasa (10/10/2023).
Baca Juga: Forpi Jogja Tuding Sampah Viral Kotabaru karena WJNC, Begini Bantahan Pemkot
Soal tumpukan sampah di Kotabaru, Sultan mengingatkan agar insiden serupa tidak lagi terjadi ke depannya. Jangan sampai tumpukan sampah dibiarkan sampai menggunung di depo dan tidak terangkut ke tempat yang semestinya. Dia juga mewanti-wanti bahwa semua aktivitas Kabupaten/Kota dalam pengelolaan sampah terus dipantau secara serius menyusul adanya program desentralisasi sampah mulai 2024 mendatang.
"Sekarang warga masyarakat kesadarannya bagaimana? Pancen digawe atau memang masyarakat yang malas bawa ke depo atau disuruh meninggalkan di pinggir jalan? Kami kan memonitor terus perkembangan sampah ini. Kita tau lah apa yg sebenarnya terjadi di kota," pungkas Sultan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KNMP Poncosari Bantul didorong menjadi pusat kegiatan nelayan dan pengembangan hasil perikanan dengan fasilitas cold storage dan pabrik es.
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.
Pilur PAW 2026 digelar serentak di 66 kalurahan di tiga kabupaten DIY. Warga diingatkan menjaga ketertiban dan kerukunan.
Disdikpora Jogja meminta sekolah meningkatkan kewaspadaan influenza, pemantauan kesehatan, PHBS, dan deteksi dini untuk mencegah penularan.
Stasiun Lempuyangan ditata menjadi stasiun khusus penumpang. Aktivitas angkutan semen direncanakan pindah ke Stasiun Prambanan.
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.