PKL Pantai Parangtritis Kembali Ditata, Dispar Siapkan Aturan
Dispar Bantul menyiapkan penataan lanjutan PKL Pantai Parangtritis melalui surat edaran. Pedagang diminta membongkar lapak yang melanggar aturan.
Jembatan - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi dan Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY menyatakan proyek pembangunan Jembatan Srandakan 3 yang menjadi penghubung Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) sedang memasuki tahap lelang yang dimulai sejak Juli-Oktober ini.
Kepala DPUP-ESDM DIY, Anna Rina Herbranti mengatakan lelang proyek tersebut memang cukup lama lantaran memakai metode lelang prakualifikasi. Hal ini dilakukan karena proyek Jembatan Srandakan 3 merupakan pekerjaan besar sehingga butuh kontraktor yang sesuai. "Jembatan Srandakan 3 saat ini masih dalam proses lelang," katanya.
Menurut Anna, lelang yang langsung dilakukan oleh Kementerian PUPR itu ditargetkan bisa rampung pada bulan ini sehingga pada November 2023, pemenang lelang sudah menjalani penandatanganan kontrak pekerjaan. "Harapannya pertengahan November sudah kontrak ya," jelasnya.
BACA JUGA: Jembatan Srandakan 3 Mulai Dikerjakan Oktober Tahun Ini
Proyek Jembatan Srandakan 3 rencananya memakan proses konstruksi dengan waktu waktu 15 bulan dan ditargetkan dapat rampung akhir 2024. Untuk itu proses pengerjaannya diharapkan segera dilakukan sesaat setelah penandatanganan kontrak. "Targetnya sesuai tata kala rampung pada Desember 2024 mendatang," ujarnya.
Adapun proyek tersebut dipatok dengan pagu Rp840 miliar dari APBN, tetapi nilai kontraknya akan diketahui setelah pemenang lelang ditentukan. Sementara dana Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2023 juga sudah tersedia lebih dari Rp200 miliar untuk pengerjaan jalan pendekat Jembatan Srandakan 3.
Lantaran harus dilakukan penyerapan anggaran yang cukup besar, sementara waktu yang tersisa di tahun ini setelah kontrak ditandatangani hanya sekitar 2,5 bulan, maka setelah penandatanganan kontrak akan dilakukan pekerjaan pondasi dan jalan penyekat Jembatan Srandakan 3.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dispar Bantul menyiapkan penataan lanjutan PKL Pantai Parangtritis melalui surat edaran. Pedagang diminta membongkar lapak yang melanggar aturan.
Pemkot Jogja meminta masyarakat menjaga water station di Malioboro setelah sejumlah unit rusak akibat disalahgunakan. Edukasi pengguna dan perbaikan fasilitas.
Pemkab Sleman mengalokasikan hibah Rp3,193 miliar untuk tujuh ormas keagamaan dan 14 tempat ibadah pada 2026. Dana berasal dari APBD dan akan diawasi penggunaan
Pemkab Bantul mengusulkan sekitar 1.000 rumah tidak layak huni kepada Kementerian PKP untuk mendapat bantuan rehabilitasi pada 2027. Sebanyak 500-600 unit.
Perawatan paliatif bantu pasien kronis tetap nyaman meski tak sembuh. Namun, lebih dari 90% pasien di Indonesia belum mendapat layanan ini.
Kodim 0730/Gunungkidul memperketat pengamanan proyek Koperasi Desa Merah Putih setelah pencurian peralatan senilai Rp17,5 juta terjadi di lokasi pembangunan KDM