Geopark Gunungsewu Bersiap, Asesor UNESCO Kunjungi Gunungkidul
Asesor UNESCO mengunjungi Luweng Jomblang dan Hutan Wanagama untuk pra-revalidasi Geopark Gunungsewu menjelang penilaian ulang 2027.
Ilustrasi kecelakaan - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kecelakaan yang melibatkan pemotor dengann dump truck terjadi di ruas Jalan Baron, tepatnya di Padukuhan Kepil, Mulo, Wonosari, Senin (6/11/2023) siang. Akibatnya pengendara motor bernama Suminta,42, asal Kalurahan Sidoharjo, Tepus meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa kecelakaan bermula saat sepeda motor Suzuki Smash AB 6338 DI yang dikendarai Suminta melaju dari arah Wonosari menuju ke selatan. Sesampainya di lokasi kejadian, korban berusaha mendahului dump truck AB 8280 BK yang dikendarai Fajar Kurniawan, 31, asal Kabupaten Kulonprogo.
Nahasnya, pada saat menyalip tiba-tiba dari arah berlawanan melaju sepeda motor yang tak diketahui identitasnya. Korban kaget hingga akhirnya terjatuh dan masuk ke kolong truk.
Kanit Penegakkan Hukum, Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Darmadi mengatakan, Suminta dipastikan meninggal dunia di lokasi kejadian karena terlindas truk. Korban mengalami luka serius di bagian dada dan kepala. “Posisi korban berada di bawah truk,” kata Darmadi kepada wartawan, Senin petang.
Dia menjelaskan, kasus kecelakaan maut masih dalam penyelidikan. Selain memeriksa sejumlah saksi, juga sudah mengamankan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan. “Masih dalam proses pemeriksaan,” ungkapnya.
BACA JUGA: Bus Mira Hantam Rumah Warga di Ring Road Selatan Bantul
Berdasarkan keterangan dari saksi di sekitar lokasi, kecelakaan terjadi karena pengendara kaget saat akan menyalip dari arah berlawanan melaju kendaraan lain. “Motor sempat oleh dan terjatuh hingga masuk ke kolong dump truk,” katanya.
Darmadi berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bersama. Ia mengimbau kepada pengendara untuk terus berhati-hati dan menaati segala peraturan dalam berlalulintas. “Kalau ingin menyalip, pastikan kondisi dari arah berlawanan benar-benar kosong. Jangan ngebut karena kecelakaan tidak hanya merugikan diri sendiri, tapi juga orang lain,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asesor UNESCO mengunjungi Luweng Jomblang dan Hutan Wanagama untuk pra-revalidasi Geopark Gunungsewu menjelang penilaian ulang 2027.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC setelah Stefan Ashkovski mendapat kartu merah. Pieter Huistra menilai insiden itu mengubah dinamika pertandingan.
Kelurahan Cokrodiningratan mengajak 60 KK mengolah sampah organik lewat budi daya manggot yang menghasilkan 50–70 kg setiap dua minggu.
DPRD DIY menyempurnakan Raperda Penanggulangan Bencana sesuai masukan Kemendagri untuk memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan daerah.
Jogja Expo 2026 di JEC Bantul mencatat potensi perputaran ekonomi lebih dari Rp25 miliar dengan 121 tenant dan 5.382 peserta.
Jumlah pedagang di 32 pasar rakyat Sleman turun 297 orang. Disperindag menyebut faktor usia, kesehatan, regenerasi, dan tekanan ekonomi.