Dinsos Sleman Imbau Warga Perbarui Data Desil Sebelum 31 Agustus
Dinsos Sleman mengimbau warga memperbarui data desil melalui Perlinsos sebelum 31 Agustus 2026. Ada 2.940 agen di 86 kalurahan.
Seorang pengendara melintas di depan Gedung Kesenian Wates pada Senin (13/11/2023). Gedung yang telah ditetapkan KPU Kulonprogo sebagai gudang logistik Pemilu 2024 tersebut baru saja ditutup dengan galvalum untuk meningkatkan keamanan.(Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono)
Harianjogja.com, KULONPROGO—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulonprogo menutup Gedung Kesenian Wates dengan galvalum. Gedung yang terletak di Jalan Ki Josuto, Area Sawah, Wates, Wates tersebut ditutup untuk meningkatkan keamanan menyusul penetapannya sebagai gudang logistik Pemilu 2024.
Staf Perencanaan Data dan Informasi KPU Kulonprogo, Aan Rimawanto, mengatakan gedung seluas sekitar 802 meter persegi itu ditutup dengan galvalum sejak Minggu (12/11/2023) malam.
“Tadi malam yang nutup. Memang cepat soalnya pakainya galvalum. Tinggal diikat sama ditembak [bor],” kata Aan ditemui di Gedung Kesenian Wates, Senin (13/11/202).
Aan menambahkan penutupan masih belum selesai. Lubang ventilasi di beberapa titik di gedung tersebut juga akan ditutup. “Rencananya nanti malam ditutup karena hujan juga sudah datang,” katanya.
Baca Juga:
KPU Kulonprogo Terima 6.534 Kotak Suara Karton Duplex
Desain Surat Suara Kulonprogo Disetujui KPU Pusat
KPU dan Pemkab Kulonprogo Segera Atur Zonasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye
Berkaitan dengan logistik, dia mengaku pengiriman tahap pertama telah selesai. Sementara tahap kedua masih akan dikirim dalam beberapa hari ke depan.
“Pak Adji [Kasubag Keuangan Umum dan Logistik KPU Kulonprogo] sedang di Jakarta dalam rangka evaluasi penerimaan dan pengadaan logistik tahap pertama,” ucapnya.
Kasubag Keuangan Umum dan Logistik KPU Kulonprogo, Marsudi Adji, mengatakan logistik yang sudah dikirim dan diterima di Gedung Kesenian Wates antara lain bilik, kotak, dan tinta Pemilu 2024.
“Dalam waktu dekat akan datang kabel ties,” kata Adji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinsos Sleman mengimbau warga memperbarui data desil melalui Perlinsos sebelum 31 Agustus 2026. Ada 2.940 agen di 86 kalurahan.
Beras premium 5 kg mulai langka di sejumlah ritel. Mendag Budi Santoso mengatakan Bulog mulai memasok beras premium dan medium ke ritel modern.
Dinsos Bantul mencatat ribuan usulan penerima bansos, termasuk 1.789 usulan PBI JK, 95 PKH, dan 79 bantuan sembako melalui kalurahan dan Dinsos.
Los Pasar Brosot Kulonprogo ambruk sejak 23 Juli 2026 dan belum ditangani. DPRD mendesak solusi sementara bagi pedagang terdampak.
BPS Kota Jogja menegaskan desil DTSEN ditentukan terpusat oleh BPS pusat dari data kementerian dan lembaga, bukan pendataan langsung BPS Kota.
Proyek IKN Tahap 3 senilai Rp17,24 triliun terancam tertunda karena anggaran 2027 belum teralokasi. OIKN mengusulkan tambahan dana.