Satpol PP Sleman Minta Warga Waspada El Nino dan Larangan Bakar Sampah
Kasus kebakaran di Sleman capai 56 kejadian. Warga diminta waspada El Nino dan dilarang membakar sampah.
Seorang pengendara melintas di depan Gedung Kesenian Wates pada Senin (13/11/2023). Gedung yang telah ditetapkan KPU Kulonprogo sebagai gudang logistik Pemilu 2024 tersebut baru saja ditutup dengan galvalum untuk meningkatkan keamanan.(Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono)
Harianjogja.com, KULONPROGO—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulonprogo menutup Gedung Kesenian Wates dengan galvalum. Gedung yang terletak di Jalan Ki Josuto, Area Sawah, Wates, Wates tersebut ditutup untuk meningkatkan keamanan menyusul penetapannya sebagai gudang logistik Pemilu 2024.
Staf Perencanaan Data dan Informasi KPU Kulonprogo, Aan Rimawanto, mengatakan gedung seluas sekitar 802 meter persegi itu ditutup dengan galvalum sejak Minggu (12/11/2023) malam.
“Tadi malam yang nutup. Memang cepat soalnya pakainya galvalum. Tinggal diikat sama ditembak [bor],” kata Aan ditemui di Gedung Kesenian Wates, Senin (13/11/202).
Aan menambahkan penutupan masih belum selesai. Lubang ventilasi di beberapa titik di gedung tersebut juga akan ditutup. “Rencananya nanti malam ditutup karena hujan juga sudah datang,” katanya.
Baca Juga:
KPU Kulonprogo Terima 6.534 Kotak Suara Karton Duplex
Desain Surat Suara Kulonprogo Disetujui KPU Pusat
KPU dan Pemkab Kulonprogo Segera Atur Zonasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye
Berkaitan dengan logistik, dia mengaku pengiriman tahap pertama telah selesai. Sementara tahap kedua masih akan dikirim dalam beberapa hari ke depan.
“Pak Adji [Kasubag Keuangan Umum dan Logistik KPU Kulonprogo] sedang di Jakarta dalam rangka evaluasi penerimaan dan pengadaan logistik tahap pertama,” ucapnya.
Kasubag Keuangan Umum dan Logistik KPU Kulonprogo, Marsudi Adji, mengatakan logistik yang sudah dikirim dan diterima di Gedung Kesenian Wates antara lain bilik, kotak, dan tinta Pemilu 2024.
“Dalam waktu dekat akan datang kabel ties,” kata Adji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Sleman capai 56 kejadian. Warga diminta waspada El Nino dan dilarang membakar sampah.
Kasus Little Aresha memasuki babak baru setelah Polresta Jogja menambah pasal UU Sisdiknas dan memeriksa 152 saksi.
Sekolah Rakyat Prabowo resmi beroperasi di 166 lokasi. Sebanyak 15.945 siswa menikmati pendidikan gratis berbasis asrama.
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.