Kemarau, Pengawasan Depot Air Minum di Prambanan Diperketat
Disperindag Sleman mengawasi depot air minum isi ulang di Prambanan untuk menjamin keamanan produk menjelang musim kemarau.
Seragam sekolah SD dan SMP - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kulonprogo telah mengajukan Rp11 miliar dari APBD Kabupaten 2024 untuk melanjutkan relokasi empat sekolah yaitu SMPN 1 Wates, SDN Percobaan 4 Wates, SDN 2 Wates, SDN Terbahsari.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Disdikpora Kulonprogo, Dorojatun Kuncoroyakti, mengatakan relokasi empat satuan pendidikan tersebut terus dikebut.
Baca Juga: Terdampak Perluasan Alun-Alun, Relokasi SMPN 1 Wates Dikebut
“Tahun depan kami mengajukan [APBD] untuk melanjutkan pembangunan untuk relokasi SD dan SMP,” kata Kuncoroyakti dihubungi, Jumat (24/11/2023).
Kuncoroyakti menambahkan empat satuan pendidikan tersebut akan berada di satu komplek yang sama di Tunjungan, Wates. Persisnya, titik relokasi SD berada di sisi Utara gedung SMPN 1 Wates baru. “Di sebelah Utara relokasi SMP juga dibangun sekolah dasar yan nantinya akan menjadi gabungan tiga SD tersebut,” katanya.
Baca Juga: Relokasi SD Negeri 1 Bawen yang Terdampak Tol Jogja Bawen Terus Dikebut
Dia menerangkan pengajuan dana Rp11 miliar dari APBD 2024 terbagi menjadi dua yaitu sebanyak Rp4 miliar untuk relokasi SMPN 1 Wates dan Rp7 miliar untuk relokasi tiga SD. “Target relokasi untuk SD selesai tahun 2025, yang SMP mungkin baru di tahun 2026,” ucapnya.
Kepala Disdikpora Kulonprogo, Arif Prastowo, berharap pengajuan anggaran relokasi yang telah dilakukan dapat terealisasi sesuai nominal pengjuan. “Mudah-mudahan dapat terpenuhi. Tapi kalau tidak bisa sesuai nominal pengjuan, ya jangan jauh-jauh dari itu lah,” kata Arif.
Baca Juga: Siswa Terdampak Pembangunan NYIA Mengeluh Sekolah di Area Relokasi Tak Nyaman
Dia mengimbau agar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) relokasi sekolah dapat mengawal pembangunan dari hari ke hari. Dengan begitu pembangunan tidak akan meleset atau tepat sesuai perencanaan.
“Saya sudah minta kepada PPK untuk memantau hari ke hari progresnya. Jadi progresnya bisa kami tahu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disperindag Sleman mengawasi depot air minum isi ulang di Prambanan untuk menjamin keamanan produk menjelang musim kemarau.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.