Komnas HAM Minta SPPG Lokasi Keracunan MBG Dihentikan
Komnas HAM meminta BGN menghentikan sementara SPPG di lokasi keracunan MBG dan memperkuat evaluasi serta pengawasan keamanan pangan.
Kondisi lalu lintas di jalan Prambanan Piyungan, Jumat (25/12/2020). /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Satuan lalulintas (Satlantas) Polresta Sleman telah menyiapkan sebanyak 150 personel yang bertugas untuk pengamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024. Dari jumlah tersebut, Satlantas Polresta Sleman juga telah menyiapkan tim urai yang bertugas mengurai kepadatan lalu lintas.
"Tim urai sekitar 20 personel. Mereka akan mengendari sepeda motor dan mengurai kepadatan lalu lintas. Kami juga libatkan Dishub, PMI, Pramuka dan para relawan," kata Kasatlantas Polresta Sleman, Kompol Andhies F Utomo, Sabtu (9/12/2023).
BACA JUGA: Tambang Freeport Disebut-sebut Baru Habis 1 Abad Lagi
Selain itu, ada 3 pos pengamanan yang akan didirikan oleh Satlantas Polresta Sleman saat libur Nataru. Andhies menyebut 3 pos itu berdiri di Gamping, Tempel dan Prambanan. Sementara di seputar Ambarrukmo Plaza (Amplaz) dan Kaliurang akan berdiri pos pelayanan. Guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, Satlantas Polresta Sleman juga tengah mengecek rambu lalu lintas di sejumlah jalan alternatif.
Khusus untuk lokasi yang ada event saat malam pergantian tahun ataupun tahun baru, Andhies menyatakan pihaknya akan memberlakukan rekayasa lalu lintas. Ini dilakukan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di lokasi wisata. "Dan, ini sifatnya situasional," lanjut Andhies.
Sebelumnya, Kepala Dishub Sleman Arip Pramana mengatakan pada musim libur Nataru 2024, titik kemacetan tidak hanya ada di jalur masuk obyek wisata Kaliurang dan Prambanan atas yang menuju Tebing Breksi dan Obelix Hills. Akan tetapi ada di sejumlah titik di Bumi Sembada.
BACA JUGA: Asyik Nyabu, Caleg Ini Ditangkap Polisi, KPU: Bisa Dicoret dari DTC
Arip menyatakan ada sejumlah ruas jalan yang berpotensi padat di antaranya Simpang Empat Tempel, Simpang Empat Beran, Simpang Empat Denggung, dan Simpang Empat Demak Ijo. Kemudian juga Simpang Empat Pelem Gurih, Simpang Tiga Gamping, dan Simpang Empat Pasar Gamping.
Selain itu, Simpang Empat Monjali, Simpang Empat Gejayan, Simpang Empat Condongcatur, dan Simpang Tiga Maguwo. Ada juga Simpang Tiga Bandara Adisutjipto, Simpang Empat Raden Ronggo dan Simpang Empat Kalasan. "Termasuk Simpang Empat Prambanan," kata Arip.
Untuk mengatasi hal tersebut, Arip mengaku akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak termasuk kepolisian terkait dengan rekayasa lalu lintas ketika terjadi kepadatan. Dishub juga berkomunikasi dengan pengelola jalan tol Jogja-Solo maupun Jogja-Bawen serta dinas pekerjaan umum.
Selain itu, Dishub juga menyiapkan jalur alternatif yang kemungkinan bisa digunakan saat libur Nataru. Jalan alternatif tersebut yakni Tempel-Pakem-Prambanan untuk akses di perbatasan DIY. Selanjutnya ada jalur Klangon-Tempel, Gito-Gati, Besi-Jangkang, jalan Jombor-Balangan, dan jalan Prambanan-Piyungan.
"Kami juga cek untuk kesiapan dari jalan alternatif serta perlengkapan jalannya," lanjut Arip.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komnas HAM meminta BGN menghentikan sementara SPPG di lokasi keracunan MBG dan memperkuat evaluasi serta pengawasan keamanan pangan.
Sebanyak 15.294 pelaku usaha di Kota Jogja telah memiliki sertifikat halal. Kewajiban halal berlaku mulai 17 Oktober 2026.
PSS Sleman siap membuktikan kekuatan di laga pembuka Super League saat menghadapi Bali United di Stadion I Wayan Dipta.
Stok air bersih BPBD Bantul masih aman hingga Desember. Sebanyak 351 tangki masih tersedia untuk warga terdampak kekeringan.
Pemkot Jogja merawat bangunan cagar budaya berdasarkan prioritas karena anggaran terbatas. Ada 239 bangunan yang telah ditetapkan.
Indonesia dinilai menempuh jalur berbeda dalam fenomena kemunduran demokrasi (democratic backsliding) dibandingkan negara-negara tetangga seperti Thailand