Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Bayi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com BANTUL—Pneumonia dikabarkan mulai merebak di beberapa daerah termasuk di DKI Jakarta. Di Bantul, sampai saat ini belum terjadi lonjakan penyakit ini. Masyarakat diimbau waspada dengan memakai masker dan menjaga kebersihan.
Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bantul, Samsu Aryanto, menjelaskan Kasus pneumonia di Bantul saat ini masih dalam tren wajar. “Tidak ada peningkatan kasus pneumoni baik pada anak maupun dewasa,” ujarnya, Senin (11/12/2023).
Adapun data total kasus pneumonia sepanjang 2023 hingga akhir November, tercatat 2.838 kasus. “Tapi jumlahnya masih wajar, tidak ada lonjakan. Ini kan kumulatif. Tidak ada kenaikan yang signifikan. 2022 angkanya masih di sekitaran itu untuk kurun waktu yang sama,” ungkapnya.
Baca Juga:
Heboh Pneumonia Misterius, Dinkes Jogja: Tak Ada Peningkatan Kasus
Pneumonia Misterius Menyebar, RSA UGM: Pakai Masker Lagi
Data tersebut dikumpulkan dari fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) baik puskesmas maupun rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta. “Tidak ada peningkatan kasus baik tren bulanan maupun dibanding tahun sebelumnya dengan periode yang sama,” kata dia.
Meski demikian, masyarakat tetap perlu waspada dengan tren pneumonia yang merebak di beberapa daerah. Masyarakat disarankan menggunakan masker untuk mereka yang merasa sakit atau ketika bersinggunang dengan orang lain di dalam ruang tertutup. “Pakai masker masih relevan untuk pencegahan pneumonia,” ujarnya.
Kemudian menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), salah satunya dengna rajin mencuci tangan. “Cuci tangan, PHBS, masih kita rekomendasikan untuk pencegahan penyakit secara umum termasuk pneumonia,” katanya.
Adapun faktor terjadinya pneumonia bisa disebabkan berbagai faktor, termasuk cuaca dan lingkungan. “Perubahan cuaca memicu gangguan kesehatan, lingkungan tercemar polusi juga bisa mengganggu saluran pernafasan,” paparnya.
Khusus pada anak-anak, lebih rentan terkena pneumonia karena kekebalan tubuhnya yang lebih lemah dibanding orang dewasa. “Kondisi balita lebih rentan, daya tahan tidak sekuat yang dewasa, akhirnya banyak ditemukan ada pada anak. Tapi masih bisa dikendalikan, tidak terjadi fatalitas sampai saat ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Newcastle United menjamu Aston Villa di Liga Inggris. The Magpies mengincar kebangkitan, sedangkan Unai Emery memburu kemenangan ke-100.
Harga tiket konser M2M di Jakarta pada 10 April 2027 mulai Rp1,25 juta. Simak kategori tiket, biaya tambahan, dan jadwal penjualannya.
Persijap Jepara dan PSIM Jogja mengganti pelatih pada awal Super League 2026/2027. Simak daftar pelatih yang diberhentikan hingga Oktober.
Rapimda KADIN DIY 2026 membahas penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan daya saing UMKM, dan peluang menembus pasar global.
WiFi lemot karena terlalu banyak perangkat terhubung? Simak cara membatasi pengguna WiFi melalui pengaturan router agar jaringan lebih terkontrol.