27 Trash Barrier Dipasang di Sungai Kota Jogja Tahun Ini
Pemkot Jogja menambah sembilan trash barrier di empat sungai untuk menahan sampah dan menjaga kebersihan aliran sungai.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dalam sehari, ada dua warga Bantul yang ditemukan gantung diri di rumah mereka masing-masing.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana membenarkan bahwa kedua orang itu ditemukan meninggal dunia diduga karena gantung diri di rumah masing-masing, Selasa (2/1/2024).
Dia menyampaikan seorang pria berinisial W, 61, yang berprofesi sebagai buruh tani ditemukan meninggal diduga gantung diri di rumahnya di Kapanewon Ketek sekitar pukul 07.00 WIB.
Jeffry menyampaikan sebelumnya istri korban setelah bangun tidur sempat mencari keberadaan korban karena motor dan pompa air yang biasa digunakan untuk ke sawah masih ada di rumah. Korban pun biasanya tidur di teras rumah, posisi kamar korban pun dalam keadaan terkunci.
Kemudian, istri korban menghubungi tetangga korban untuk membantu mencari dan membuka pintu kamar korban dengan mendobraknya. Kemudian korban didapat tergantung di blandar rumahnya. Dia menyampaikan dari hasil pemeriksaan Puskesmas Kretek, korban diperkirakan telah meninggal sekitar 2-3 jam sebelumnya. “Hasil Pemeriksaan Tim Inafis Polres Bantul dipimpin Aiptu Wijanarko menerangkan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan,” ujarnya Selasa.
BACA JUGA: Seorang Perempuan di Bantul Ditemukan Meninggal Dunia
Jeffry menuturkan menurut keterangan istri korban, korban terlihat bingung dan sedih dengan keadaan ekonomi keluarga yang sedang sulit. Kemudian, menurut tetangga korban, korban beberapa hari ini tidak memberi makan ternaknya serta tidak menyiram tanamannya.
Selain itu menurut Jeffry, ditemukan pula seorang berinisial M, 65, warga Kapanewon Dlingo, Bantul yang meninggal dunia diduga karena gantung diri sekitar pukul 04.30 WIB.
Jeffry menaympaikan istri korban menemukan korban meninggal dunia karena gantung diri di pohon mlinjo belakang rumah. “Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara [TKP] dan pemeriksaan kejadian tersebut murni gantung diri dan tidak ada tanda kekerasan,” ujarnya.
Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menambah sembilan trash barrier di empat sungai untuk menahan sampah dan menjaga kebersihan aliran sungai.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor