Jelang Lawan Persik, PSS Sleman Siapkan Organisasi Permainan
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra mewaspadai kolektivitas dan pertahanan Persik Kediri yang baru kebobolan tiga gol dalam lima laga.
Hujan - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Siklon Tropis Anggrek yang dilaporkan masih berada di kawasan Indonesia memberikan dampak tidak langsung berupa penumpukan awan hujan. Stasiun Meteorologi Jogjakarta membeberkan potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah DIY pada 18-23 Januari 2024.
Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono dihubungi pada Jumat (19/1/2024) mengungkapkan ada sejumlah fenomena atmosfer yang cukup berperan dalam perubahan kondisi cuaca di Jogjakarta. Contohnya posisi MJO di kisaran empat yang berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia bagian barat.
Selain itu adanya tekanan rendah di Samudera Hindia barat daya Bengkulu dan Australia acara tidak langsung memicu pembentukan pola angin konvergensi di sepanjang Jawa. Tak terkecuali wilayah DIY yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan.
"Dampak tidak langsung menumpuknya awan hujan di wilayah barat dan tertarik tekanan rendah di Australia yang terus menerus melewati Jawa," ungkapnya.
Merujuk fenomena yang ada, Warjono menjelaskan pada Sabtu (20/1/2024) berpotensi turun hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang. Potensinya merata hampir di seluruh wilayah DIY, mulai dari Kota Jogja, Sleman, Bantul bagian utara, Kulonprogo dan Gunungkidul bagian utara.
BACA JUGA: Ini Jadwal Kampanye Terbuka Masing-masing Paslon dan Parpol Pengusung di DIY
Pada Minggu (21/1/2024) potensi hujan terjadi ringan sampai sedang meliputi wilayah Kota Jogja, Sleman, Kulonprogo, Bantul dan Gunungkidul bagian utara. Selanjutnya pada Senin (22/1/2204) potensi hujan sedang sampai lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang merata di seluruh DIY.
"Pada Selasa (23/1/2024), potensi hujan sedang sampai lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang meliputi Kota Jogja, Sleman, Bantul bagian utara dan Kulonprogo. Intinya [hujan] efek dari tekanan rendah di selatan " ungkapnya.
Merujuk potensi hujan sedang hingga lebat yang hampir mengguyur seluruh wilayah DIY, Warjono merekomendasikan kegiatan pemangkasan pada pohon-pohon yang lapuk maupun rawan tumbang. Sementara bagi warga yang tinggal di daerah dengan topografi tidak rata, Warjono mengingatkan potensi bencana hidrometeorologi berupa tanah longsor yang bisa terjadi.
"Perbarui informasi terbaru lewat media massa atau media sosial serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait kebencanaan seperti BPBD," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra mewaspadai kolektivitas dan pertahanan Persik Kediri yang baru kebobolan tiga gol dalam lima laga.
Celah WPSplinter pada perangkat lunak Wi-Fi Broadcom berpotensi membahayakan router. Simak risiko dan cara mengamankan jaringan rumah.
TNI AU menyiagakan helikopter Super Puma untuk membantu pemadaman karhutla di Gunung Lawu melalui water bombing dan pemantauan titik api.
Lee Biscuits dikabarkan menutup pabrik di Johor, Malaysia, akhir Oktober 2026 setelah 92 tahun berproduksi. Simak sejarah merek biskuit Marie.
Biaya rakit PC gaming setara PS5 Pro diperkirakan Rp25 juta. Simak rincian komponen, alternatif lebih hemat, dan perbandingannya dengan konsol.
Dinkes Sleman mencatat 112 kasus leptospirosis dan dua kematian hingga September 2026, serta 80 kasus suspek dengan dua kematian.