DPRD Sleman Desak Pemkab Pastikan 4.278 ATS Kembali ke Bangku Sekolah
DPRD Sleman meminta penanganan 4.278 anak tidak sekolah dievaluasi setiap tiga bulan. Pemkab didorong memastikan ATS kembali mengakses pendidikan, bukan sekadar
Ilustrasi Smart city./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul baru saja menggelar Forum Smart City dan Kick Off Kinerja Berbasis Inovasi di Kantor Sekretariat Daerah, Selasa (23/1/2024). Forum tersebut menjadi upaya dialog untuk meningkatkan kualitas smart city melalui pembangunan smart village.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunungkidul, Setiyo Hartato mengatakan masih perlunya peningkatan keamanan data pribadi dan sumber daya manusia (SDM) teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
"Terkait dengan penghargaan yang diterima dengan nilai 3,6 untuk smart branding, ke depannya menjadi evaluasi untuk pembenahan yang lainnya," kata Setiyo dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (23/1/2024).
Pembangunan smart city di Gunungkidul dapat dilihat melalui berbagai program inovasi seperti Sarujuk (Sistem Analisis Rekayasa Urusan Jurnalistik untuk Kemasyarakatan), Jarik Agung (Jaringan Infrastruktur Agawe Ungguling Gunungkidul), tim Berisik (Berbincang Asik soal Statistik). "Tim Berisik ini juga menghasilkan Dopadu yaitu Data Olahan Persektor Terpadu," katanya.
BACA JUGA: Pemkab Gunungkidul Terima Penghargaan Smart City
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul, Sri Suhartanta mengatakan forum smart city menjadi semangat peningkatan kinerja pemerintah dan pendorong enam dimensi terkait dengan smart city.
"Aplikasi perlu kami benahi dan sistem pengadaan barang dan jasa, juga peningkatan SDM dan perlu terus kita dorong agar Gunungkidul dapat dikenal ditingkat nasional bahkan internasional," kata Suhartanta.
Suhartanta menegaskan data olahan persektor terpadu dalam diikutkan dalam kompetisi Inovasi Pelayanan Publik dan mendapat penghargaan nasional.
Pembangunan smart village mencakup pemenuhan fasilitas internet di satuan pendidikan di Gunungkidul. Beberapa waktu lalu, Diskominfo juga telah memperbaiki jaringan internet di SDN Joho, Kalurahan Songbanyu, Girisubo.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta meminta akan OPD teknis untuk mengidentifikasi dan menindaklanjuti blank spot di Kalurahan Songbanyu. “Bagi Diskominfo segera ditindaklanjuti secepatnya terkait dengan blank spot ini," kata Sunaryanta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman meminta penanganan 4.278 anak tidak sekolah dievaluasi setiap tiga bulan. Pemkab didorong memastikan ATS kembali mengakses pendidikan, bukan sekadar
Kunjungi Kontingen Sleman di Jamnas XII, Bupati Sleman Harap Peserta Mendulang Ilmu dan Pengalaman
Stunting pada anak masih dapat dioptimalkan jika ditemukan dan ditangani sedini mungkin. Dokter gizi menjelaskan tanda dan langkah penanganannya.
361 siswa di Karo diduga keracunan usai menyantap MBG. Satu siswa dirawat intensif di RSU Haji Medan karena mengalami penurunan kesadaran.
Polisi mengamankan pria yang diduga berkaitan dengan pelemparan benda diduga molotov di dua Pos Lantas Surabaya. Kota dipastikan kondusif.
RSUP Dr. Sardjito, UGM, dan PERKI Cabang Jogja menggelar deteksi dini penyakit jantung di Gunungkidul untuk menemukan faktor risiko warga.