UMKM Kota Jogja Harus Naik Kelas Lewat Ruang Promosi
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.
Wisatawan membajak sawah di Desa Wisata Candran, Bantul/Ist-Dinas Pariwisata Bantul
Harianjogja.com, BANTUL–Konsep pengelolaan wisata berbasis warga atau Community Based Tourism (CBT) bakal diandalkan Dinas Pariwisata (Dispar) untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara.
Kepala Dispar Bantul Kwintarto Heru Prabowo menyampaikan mulai ada wisatawan mancanegara yang berkunjung ke desa wisata Bantul. Beberapa wisatawan mancanegara yang melakukan kunjungan ke Bantul antara lain dari negara Asia antara lain Malaysia, India, dan Qatar.
“Desa wisata di Bantul secara prinsip ada kenaikan kunjungan. Termasuk data wisatawan mancanegara ini sebagian di desa wisata,” katanya Jumat (26/1/2024).
Kwintarto menilai potensi wisata alam, budaya dan kerajinan yang ada di desa wisata menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara. Dia pun berkomitmen untuk mengenmbangkan CBT untuk mengungkit kesejahteraan masyarakat yang ada di desa wisata.
“Itu yang menjadi komitmen Bantul untuk mengembangkan CBT dengan basis wisata alam dan budaya, sekaligus terkait dengan kerajinan kelompok masyarakat,” katanya.
BACA JUGA: Jurgen Klopp Umumkan Segera Hengkang dari Liverpool
Dia berharap pada 2024 terjadi pergerakan wisatawan yang berkunjung ke desa wisata. Dia pun mendorong agar pelaku wisata di desa wisata dapat meningkatkan kapasitasnya untuk mendukung wisatawan mancanegara yang berkunjung ke sana.
Subkoordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dispar Kabupaten Bantul, Markus Purnomo menyampaikan Dispar Kabupaten Bantul telah melakukan promosi desa wisata melalui berbagai platform untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke desa wisata.
Pihaknya juga turut mempromosikan potensi yang ada di desa wisata antara lain melalui Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) se-Jawa. Dia menyampaikan desa wisata perlu meningkatkan pelayanannya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke desa wisata.
“Untuk pengelola desa atau destinasi wisata yang paling penting adalah pelayanan. Unsur utamanya keselamatan, kebersihan dan kenyamanan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.
Cara daftar BLT Kesra Rp900.000 Oktober 2026, syarat, cara cek penerima, desil, hingga laman resmi Cek Bansos Kemensos.
Karang Taruna Hipenari Samigaluh masuk 5 besar nasional berkat inovasi mengolah limbah daun teh menjadi lulur dan produk pangan lokal.
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan TNI akan merespons cepat dan menindak tegas laporan dugaan rumah dinas jadi markas judol.
Rupiah hari ini diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.880-Rp17.930 per dolar AS setelah menguat pada perdagangan Rabu.
Dakwaan jaksa mengungkap 29 perusahaan dan yayasan yang disebut terkait Febrie Adriansyah dan tiga orang kepercayaannya dalam perkara TPPU.