PSS Sleman Siap Hadapi Dewa United, Usung Misi Bangkit Usai 2 Kekalahan
PSS Sleman membidik poin saat menghadapi Dewa United yang belum terkalahkan di liga pada Minggu (20/9/2026) di Banten.
Suasana Temu Hati Anak Sleman 2024 pada Kamis (15/2/2024) di Balai BBPPM/Istimewa - Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman dan Forum Anak Sleman resmi menggelar Temu Hati Anak Sleman 2024. Agenda ini menjadi komitmen Pemkab Sleman dalam upaya mengembangkan Program Kabupaten Layak Anak.
Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman, Wildan Solichin menerangkan agenda Temu Hati Anak Sleman sudah digelar sebanyak 14 kali dan rutin setiap tahunnya. Acara ini lanjut Wildan bertujuan memfasilitasi anak Sleman agar menemukan dan mengenali permasalahan-permasalahan pemenuhan hak anak di lingkungannya.
Melalui pelibatan anak dalan kegiatan ini, Wildan berpandangan mereka akan mampu berpikir mengenai persoalan di lingkungannya. Termasuk mampu mengidentifikasi persoalan yang ada untuk didiskusikan bersama.
"Mereka juga memeroleh pengalaman tak ternilai dan pada saatnya mampu berkontribusi dalam proses perencanaan pembangunan Kabupaten Sleman," kata Wildan pada Kamis (15/2/2025) di Balai BBPPM.
Baca Juga
Sleman Raih Predikat Kabupaten Layak Anak Kategori Utama
Kejar Predikat Kabupaten Layak Anak Tahun Depan, Ini PR yang Kudu Dirampungkan Bantul
Tiga Tahun Berturut Mendapat Penghargaan Kota Layak Anak Kategori Utama
Tahun ini jumlah peserta yang mengikuti Temu Hati Anak Sleman mencapai 140 orang. Para peserta terdiri dari Sekolah Ramah Anak, Forum Anak Kapanewon dan Kalurahan. Acara ini dilaksanakan selama dua hari yakni 15-16 Februari 2024.
Dari gelaran ini, nantinya akan dipilih 10 Duta Anak Sleman. Selain itu dalam agenda ini juga akan diadakan Deklarasi Suara Anak Sleman yang mencakup penyampaian aspirasi anak dalam proses pembangunan dan meningkatnya kapasitas Forum Anak sebagai pelopor dan pelapor pemenuhan Hak Anak.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyambut baik agenda semacam ini. Menurutnya forum ini akan menjadi momen baik untuk bertemu, menjalin persahabatan, bertukar pengalaman serta membangun jaringan yang lebih luas.
"Saya berharap momentum ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan diri, mencari pengalaman dan menggali potensi diri melalui kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan dalam Temu Hati Anak Sleman ini," tuturnya.
Bagi Kustini, upaya mewujudkan anak sebagai pribadi tangguh, memperlakukan peran utama banyak pihak antara lain orang tua, sekolah, bahkan pemerintah. Pasalnya dia menilai kualitas generasi masa depan tidak hanya ditentukan dari bangku sekolah saja, melainkan tugas bersama untuk menciptakan lingkungan yang baik untuk tumbuh kembang anak.
"Kualitas generasi penerus kita tidak hanya ditentukan di sekolah saja, namun tugas kita bersama menciptakan lingkungan yang layak bagi tumbuh kembang anak," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman membidik poin saat menghadapi Dewa United yang belum terkalahkan di liga pada Minggu (20/9/2026) di Banten.
MotoGP 2027 digelar dalam 22 seri. Mandalika menjadi seri ke-20 pada 29-31 Oktober, disusul Adelaide dan Valencia.
Harvest Moon 26 September 2026 bukan pemicu gempa, tsunami, atau letusan gunung api. Daryono menjelaskan kaitannya dengan pasang laut dan rob.
Tiga dari empat wakil Indonesia di nomor tunggal badminton Asian Games 2026 lolos ke 16 besar. Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Putri KW menang.
Daftar HP Huawei yang mendapat HarmonyOS 7 pada 2026. Ada Mate 80, Mate 70, Pura 90, Nova 16 hingga Mate X7. Cek jadwal dan fitur barunya.
John Herdman mengungkap tekanan yang dirasakannya menjelang Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Simak komentar dan persiapan Garuda.