SV UGM Gandeng Jobstreet dan Austrian Business Agency
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)
Kegiatan gelar wicara sekaligus sosialisasi pengembangan UMKM yang dgelar Dinkop-UKM Kota Jogja di Caboot 1911 Coffee House di Padukuhan Karangmloko, Sariharjo, Ngaglik, Kamis (22/2/2024)./Harian Jogja-David Kurniawan
SLEMAN—Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Jogja terus menyosialisasikan keberadaan Instruksi Wali Kota Jogja No.1/2024 tentang Optimalisasi Penggunaan Produk UMKM Lokal di Lingkup Pemkot. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk melindungi dan mengembangkan potensi UMKM di Kota Jogja.
Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Jogja, Tri Karyadi Riyanto Raharjo mengatakan untuk pelayanan secara online, masyarakat sudah bisa memanfaatkan aplikasi Jogja Smart Service. Dalam aplikasi itu terdapat fitur layanan Ing Nglarisi yang memuat berbagai produk UMKM yang dihasilkan warga Jogja.
Menurut dia, sejak 2018, pemkot sudah menginisiasi adanya program pemberdayaan UMKM lokal sebagai penyedia makanan dan minuman di setiap kegiatan di organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkot. Hanya saja, adanya pandemi membuat pelaksanaan rencana tersebut menjadi tersendat sehingga mulai awal 2024 kembali digalakkan.
“Salah satunya melalui Instruksi Wali Kota Jogja No.1/2024 untuk pengoptimalan layanan pengadaan barang dan jasa di bidang makan minum dengan memanfaatkan UMKM lokal. Makanya program ini, terus kami sosialisasikan,” kata Tri Karyadi seusai menjadi pembicara dalam gelar wicara di Caboot 1911 Coffee House di Padukuhan Karangmloko, Sariharjo, Ngaglik, Kamis (22/2/2024).
Menurut dia, pemberdayaan dan pendampingan yang dilakukan dengan tujuan untuk menyejahteraan pelaku UMKM di Kota Jogja. Terlebih lagi, sambung Tri Karyadi, mengacu pada APBD Kota Jogja 2024, sekitar 3,1% atau Rp54,8 miliar merupakan anggaran belanja makan dan minum di seluruh OPD di Pemkot. “Kalau ini bisa dimanfaatkan sekitar 80% terserap UMKM lokal, maka kesejahteraan para pelakuknya akan lebih baik,” katanya.
BACA JUGA: UMKM Jogja Diajak Berjejaring dan Beradaptasi di Tengah Isu Perubahan Iklim
Koordinator UMKM Pakuncen Budaya (Paku Daya) di Kalurahan Pakuncen, Kemantren Wirobrajan, Asri Mikatsih mengaku sangat terbantu dengan adanya program dari Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Jogja.
Menurut dia, program yang diberikan tidak hanya sebatas pendampingan guna peningkatan kualitas produk, tapi juga diberikan wadah untuk pemasaran melalui aplikasi Jogja Smart Service. “Jadi kami bisa menjual secara daring sehingga jaringan maupun jangkauan pasar yang dimiliki bisa lebih luas,” katanya.
Asri mengakui juga ada proses kurasi terhadap produk UMKM yang dihasilkan. Program ini dinilai sangat penting agar produk dihasilkan benar-benar berkualitas. “Ada tim ahli yang menilai dan kami diberikan masukan terkait dengan kekurangan-kekurangan terhadap produk yang dihasilkan sehingga ke depannya bisa ditingkatkan kualitasnya mulai dari rasa, pengemasan dan lain sebagainya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)
Studi terbaru ungkap larangan orang tua pada teman anak bisa merusak persahabatan dan berdampak pada emosi.
Bareskrim Polri menggerebek THM New Zone Medan, 34 orang diamankan, sebagian positif narkoba. Kasus masih didalami.
Trump dikabarkan mempertimbangkan serangan baru ke Iran di tengah negosiasi diplomatik dan meningkatnya ketegangan Timur Tengah.
Prabowo menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pangan di tengah gejolak global saat menghadiri panen raya udang di Kebumen.
Mini Museum PSS Sleman hadir di Stadion Maguwoharjo, menyajikan perjalanan 50 tahun Super Elja lewat koleksi bersejarah.