Ahmad Luthfi Sampaikan Duka dan Pesan Perdamaian untuk Iran
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan duka cita atas wafatnya Ali Khamenei dan pesan perdamaian dari Presiden Prabowo untuk Iran.
Kegiatan gelar wicara sekaligus sosialisasi pengembangan UMKM yang dgelar Dinkop-UKM Kota Jogja di Caboot 1911 Coffee House di Padukuhan Karangmloko, Sariharjo, Ngaglik, Kamis (22/2/2024)./Harian Jogja-David Kurniawan
SLEMAN—Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Jogja terus menyosialisasikan keberadaan Instruksi Wali Kota Jogja No.1/2024 tentang Optimalisasi Penggunaan Produk UMKM Lokal di Lingkup Pemkot. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk melindungi dan mengembangkan potensi UMKM di Kota Jogja.
Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Jogja, Tri Karyadi Riyanto Raharjo mengatakan untuk pelayanan secara online, masyarakat sudah bisa memanfaatkan aplikasi Jogja Smart Service. Dalam aplikasi itu terdapat fitur layanan Ing Nglarisi yang memuat berbagai produk UMKM yang dihasilkan warga Jogja.
Menurut dia, sejak 2018, pemkot sudah menginisiasi adanya program pemberdayaan UMKM lokal sebagai penyedia makanan dan minuman di setiap kegiatan di organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkot. Hanya saja, adanya pandemi membuat pelaksanaan rencana tersebut menjadi tersendat sehingga mulai awal 2024 kembali digalakkan.
“Salah satunya melalui Instruksi Wali Kota Jogja No.1/2024 untuk pengoptimalan layanan pengadaan barang dan jasa di bidang makan minum dengan memanfaatkan UMKM lokal. Makanya program ini, terus kami sosialisasikan,” kata Tri Karyadi seusai menjadi pembicara dalam gelar wicara di Caboot 1911 Coffee House di Padukuhan Karangmloko, Sariharjo, Ngaglik, Kamis (22/2/2024).
Menurut dia, pemberdayaan dan pendampingan yang dilakukan dengan tujuan untuk menyejahteraan pelaku UMKM di Kota Jogja. Terlebih lagi, sambung Tri Karyadi, mengacu pada APBD Kota Jogja 2024, sekitar 3,1% atau Rp54,8 miliar merupakan anggaran belanja makan dan minum di seluruh OPD di Pemkot. “Kalau ini bisa dimanfaatkan sekitar 80% terserap UMKM lokal, maka kesejahteraan para pelakuknya akan lebih baik,” katanya.
BACA JUGA: UMKM Jogja Diajak Berjejaring dan Beradaptasi di Tengah Isu Perubahan Iklim
Koordinator UMKM Pakuncen Budaya (Paku Daya) di Kalurahan Pakuncen, Kemantren Wirobrajan, Asri Mikatsih mengaku sangat terbantu dengan adanya program dari Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Jogja.
Menurut dia, program yang diberikan tidak hanya sebatas pendampingan guna peningkatan kualitas produk, tapi juga diberikan wadah untuk pemasaran melalui aplikasi Jogja Smart Service. “Jadi kami bisa menjual secara daring sehingga jaringan maupun jangkauan pasar yang dimiliki bisa lebih luas,” katanya.
Asri mengakui juga ada proses kurasi terhadap produk UMKM yang dihasilkan. Program ini dinilai sangat penting agar produk dihasilkan benar-benar berkualitas. “Ada tim ahli yang menilai dan kami diberikan masukan terkait dengan kekurangan-kekurangan terhadap produk yang dihasilkan sehingga ke depannya bisa ditingkatkan kualitasnya mulai dari rasa, pengemasan dan lain sebagainya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan duka cita atas wafatnya Ali Khamenei dan pesan perdamaian dari Presiden Prabowo untuk Iran.
Kaspersky mengingatkan pentingnya melakukan putus digital setelah hubungan berakhir. Simak langkah-langkah melindungi akun, data pribadi, dan privasi dari akses
Timnas Indonesia vs Kamboja: Kemenangan bawa Garuda naik ke peringkat 117 FIFA dan jaga asa lolos semifinal Piala AFF 2026.
Xiaomi rilis update keamanan Juli 2026 untuk 58 perangkat. Cek daftar HP yang kebagian update dan segera pasang untuk perlindungan data Anda!
UAD membuka lowongan kerja dosen tetap dan tenaga kependidikan 2026. Tersedia 19 formasi di Fakultas Hukum, Kedokteran, administrasi, dan sistem administrator.
Kraton Yogyakarta mendorong museum bertransformasi menjadi ruang belajar yang interaktif dan inklusif bagi anak-anak melalui penyelenggaraan Gya!Dolan Sesarenga